Home / Populer / Ahok lupa biasanya makan dalam mobil, di bus umum mana bisa?

Ahok lupa biasanya makan dalam mobil, di bus umum mana bisa?

Bagikan Halaman ini

Share Button

6

 

 

Moral-politik.com : Ungkapan klasik mengatakan alah bisa karena biasa. Artinya pekerjaan seberat apapun enteng dilaksanakannya karena sudah terbiasa melakukannya.

Begitupun jika Anda tak terbiasa mengendarai atau menumpang kendaraan umum, dipastikan kepalanya puyeng tujuh keliling.

Situasi itu kini sedang dialami oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Dia mengaku baru pertama kali ini menggunakan transportasi massal menuju kantornya di Balaikota Jakarta. Akibatnya, beberapa acara yang telah terjadwal pun molor beberapa jam. Sedianya, ia melakukan berbagai aktivitasnya di dalam kendaraan dinasnya. Namun, pada Jumat (7/2/2014) ini, segala kegiatannya dilakukan di kediamannya terlebih dahulu.

“Aku lupa sarapan pagi selama ini di mobil. Begitu mau jalan, eh iya, enggak bisa sarapan di mobil ya. Jadi, saya makan dulu tadi di rumah,” kata Basuki di bus kota terintegrasi busway (BKTB) PIK-Monas, Jakarta, Jumat ini, lansir Kompas.com.

Berulang kali, Basuki menengok arlojinya. Waktu menunjukkan pukul 07.30 WIB saat ia menumpang BKTB. Sepanjang jalan menuju Balaikota, tak sedikit ruas jalan yang terpantau padat kendaraan dan macet, misalnya di Stasiun Kota, Mangga Besar, dan Harmoni. BKTB sebetulnya menggunakan jalur transjakarta. Namun, banyak kendaraan bermotor roda dua maupun empat yang menerobos jalur transjakarta.

Hingga pukul 08.00 WIB, bus yang membawa Basuki masih berada di daerah Sawah Besar, Jakarta Pusat. Basuki semestinya menerima Romo Baskoro (Kanisius) bersama Pemerhati Pendidikan di Balaikota Jakarta pada pukul 09.00.

“Makanya pusing ini. Saya bilang naik mobil pribadi pasti lebih cepat sampainya,” ujar Basuki sambil terus menengok arloji di tangan kirinya.

Jumat ini merupakan penerapan kebijakan one day no car kedua setelah Januari lalu disosialisasikan. Kebijakan itu tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 150 Tahun 2013 tentang penggunaan kendaraan umum bagi PNS DKI. Sekretaris daerah hingga pegawai negeri sipil tingkat kelurahan diimbau menggunakan transportasi massal ke kantor.

Baca Juga :  Mengapa Polisi Selidiki Hubungan Syahrini dan Feriyani?

Mungkin enggak gubernur dan wagub lain mencontohi tauladan ini? (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button