5

 

 

Jakarta, Moral-politik.com :  Penyadapan terhadap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pada bulan Desember 2013, tidak menjadi sesuatu yang menakutkan bagi Wakil Gubernur DKI Jakarta  Basuki Tjahja Purnono (Ahok).

Ahok menuturkan, penyadapan tersebut merupakan pekerjaan sia-sia yang dilakukan oleh oknum yang ingin mencari kesalahan Jokowi.

Menurut Ahok, dirinya tidak mempersiapkan safety di rumahnya, karena menurutnya di rumanya tidak ada yang perlu dirahasiakan, semuanya terbuka.

Jika ada oknum melakukan penyadapan di rumahnya, bukanya, dirinya memastikan akan sia-sia. Sebab hanya mendengar ocehan yang tidak penting.

Selain itu, Ahok mengakui jika Jokowi tidak menceritakan soal penyadapan di rumah dinasnya itu. Dirinya mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut lewat berita.

“Dia gak pernah cerita sama saya, saya taunya juga dari TV,” tandas Ahok di Balai Kota Jakarta Pusat, Kamis  (20/2/2014). (Wildus)

 

Baca Juga :  Kajati NTT dukung proses hukum Kasus Dana DAK TTU Rp 47,5 M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here