Home / Populer / ARB : Kalau Labuhan Bajo seperti Bali, kemiskinan teratasi

ARB : Kalau Labuhan Bajo seperti Bali, kemiskinan teratasi

Bagikan Halaman ini

Share Button

2ilustrasi

 

 

 

Moral-politik.com : Dalam rangka temu kader Partai Golkar di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) bersama rombongan turun di bandara Komodo, Labuhan Bajo, Ibukota Manggarai Barat.

Kabupaten yang terdapat Taman Nasional Komodo dan berhasil meraih The New7Wonders itu bikin ARB kepincut tiada duanya. Menurut dia, Labuhan Bajo sebagai pintu masuk ke Pulau Komodo merupakan kawasan yang bisa berkembang menjadi destinasi wisata sebaik Pulau Bali.

“Saya senang melihat daerah yang sangat mempesona. Ini saya kira salah satu tempat yang terindah di dunia, dan memiliki potensi pariwisata yang sangat besar ke depan,” kata ARB, saat berdialog dengan kader Partai Golkar dan warga Manggarai Barat di Labuhan Bajo.

ARB, lansir Viva.co.id, mengatakan jika infrastruktur dikembangkan maka pariwisata di Labuhan Bajo akan berkembang pula. Seperti pariwisata di Bali yang meningkat pesat saat infrastrukturnya juga baik.

“Saya selalu bilang, kuncinya infrastruktur, infrastruktur, dan infrastruktur. Setelah Bali saya lihat Labuhan Bajo bisa jadi Bali kedua,” ujarnya.

Kalo Labuhan Bajo maju seperti Bali, lanjut ARB maka persoalan kemiskinan dan pengangguran akan teratasi dan kesejahteraan akan hadir. Dia mencontohkan Bali yang bisa menekan penganggurannya hanya 1,3 persen.

Karena itu, ARB mengatakan partainya baik di eksekutif maupun legislatif akan terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur sehingga Labuhan Bajo bisa maju seperti Bali. Apalagi potensinya ada.

“Di sini ada Pulau Komodo yang tidak perlu dipopulerkan semua orang sedunia sudah tahu,” ujarnya.

ARB mengatakan daerah seperti Labuhan Bajo banyak di Indonesia, karena itu Partai Golkar ingin melakukan pembangunan dari daerah atau desa. Bahkan partainya yang pertama kali mendeklarasikan pembangunan dari desa.

Baca Juga :  Hari Kartini, bagaimana sikap “Kartono” di Pilpres 2014?

“Saya ingat saat itu banyak yang mencemooh. Tapi kami terus berjuang alhamdulillah ada hasilnya seperti Undang-undang Desa yang akhirnya disetujui,” ungkapnya. (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button