Home / Populer / Arbi Sanit : Jakarta harus relakan Jokowi nyapres 2014

Arbi Sanit : Jakarta harus relakan Jokowi nyapres 2014

Bagikan Halaman ini

Share Button

5
ilustrasi

Moral-politik.com : Berbagai pandangan mengatas namakan bangsa dan negara, atau demi Indonesia merebak menggurita tidak hanya di wilayah Ibukota Jakarta.

Fenomena itu sangat mengemuka karena pemilu legislatif (Pileg) akan berlangsung 9 April, dan pemilihan umum presiden-wakil presiden pada Juni 2014 mendatang.

Ada sejumlah nama mencoba mengharumkan arena pesta demokrasi Pancasila tersebut. Tapi nama yang fenomenal yang akan dicalonkan sebagai presiden oleh PDIP (dengan dua persyaratan), dan oleh PPP, adalah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).

Mantan Walikota Solo itu selalu unggul di berbagai survei. Meski tidak pernah berkampanye dan mencalonkan diri, popularitas dan elektabilitas Jokowi tak terbandingkan, termasuk dengan Ketua Umum PDIP Megawati yang membesarkan Jokowi.

Kaitannya dengan itu, pengamat senior Arbi Sanit mengungkapkan, Jokowi telah membuktikan hasil kinerjanya selama menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta. Jika maju sebagai capres, maka Jakarta harus rela ditinggal Jokowi demi memperbaiki bangsa ini yang di ambang kehancuran, seperti kasus korupsi.

“Secara rasional itu Jokowi, yang terbaik yang mampu menjalankan pemerintahan,” ujar Arbi di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, (14/12/2012) yang lalu.

Arbi menuturkan, lansir Merdeka.com, dia memberikan alasan mengapa Jokowi harus maju sebagai presiden. Sebab, politikus PDI Perjuangan ini merupakan seorang pemimpin yang sangat dekat dengan masyarakat dan dikagumi.

“Yah karena dia (Jokowi) dekat dengan rakyat itu sudah dibuktikan dengan survei-survei terbaik. Cara komunikasinya juga, mudah dimengerti oleh masyarakat,” katanya.

Arbi menyarankan, sudah seharusnya Indonesia dipimpin memiliki pemimpin seperti Jokowi. Arbi juga tak menampikan, apabila Jokowi maju sebagai presiden, masyarakat Jakarta harus rela ditinggal demi membangun nama bangsa yang lebih baik.

“Itu kan penyesuaian saja buktinya di kota solo dan Jakarta sama suksesnya sejauh ini. Enggak ada permasalahan capres, Indonesia butuh seperti dia. Tidak jadi persoalan, demi Indonesia Jakarta harus berkorban,” tandasnya.

Baca Juga :  Mochtar Koso : Bantuan Raskin dipakai tembus Pileg

Nah, apa katamu…? (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button