Home / Populer / Betapa pentingnya perempuan di legislatif

Betapa pentingnya perempuan di legislatif

Bagikan Halaman ini

Share Button

10

ilustrasi

 

 

Moral-politik.com : Diskursus tentang keterwakilan perempuan di lembagai legislatif terus menggema menyongsong pemilu legislatif 9 April mendatang.

Seperti dituturkan pengamat sosial sekaligus dosen sosial politik Universitas Bengkulu, Lamhir Syam Sinaga mengatakan, pentingnya keterwakilan perempuan di legislatif pada periode jabatan 2014-2019 mendatang.

“Kita sangat membutuhkan keterwakilan perempuan di legislatif, bukan sebagai pelengkap, tetapi pelaku utama dalam berbagai kebijakan yang akan dihasilkan,” kata dia di Bengkulu, Kamis (6/2).

Kebutuhan perwakilan tersebut, lansir Republika.co, demi mengakomodasi aspirasi perempuan yang selama ini menurut dia selalu termarjinalkan. “Bisa kita lihat kebutuhan perempuan dimarjinalkan oleh kebutuhan akan kebijakan lain, contoh kecil saja seperti ruang menyusui di instansi dan tempat umum sekarang masih belum ada, hak cuti, kasus kekerasan dalam rumah tangga, bahkan sampai perdagangan manusia,” katanya memaparkan.

Perwakilan perempuan, diyakini mampu menginisiasi kebijakan tentang hak-hak khusus yang dibutuhkan perempuan. “Selain itu, keterwakilan perempuan dalam politik juga merupakan amanah Dewan PBB tentang peningkatan peran perempuan di tiap negara, dan bangsa kita juga harus memenuhi itu,” kata Lamhir.

Ia berharap pada Pemilu Legislatif 2014 khususnya di Provinsi Bengkulu mampu menempatkan keterwakilan perempuan sebanyak-banyaknya. “Kita berharap sebanyak-banyaknya, tidak hanya 30 persen keterwakilan. Karena, banyaknya perempuan yang duduk di legislatif akan memudahkan akomodasi aspirasi perempuan itu sendiri,” ujarnya.

Selain itu, banyaknya perwakilan perempuan juga diyakini mampu mendukung suasana agar tetap kondusif pada setiap rapat legislatif. “Yang tidak bisa dilakukan laki-laki dan hanya bisa dilakukan oleh perempuan, yakni bisa mendinginkan suasana ketika rapat maupun sidang berjalan panas,” katanya.

Pertanyaannya, apakah kaum perempuan sendiri merasa perlu untuk adanya perempuan di lembaga legislatif? (erny)

Baca Juga :  Mensesneg: Presiden usulkan Pak Budi Gunawan sebagai Kepala BIN baru

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button