Home / Populer / Catatan Penyiar Radio Kelud FM dari meletusnya Gunung Kelud (2)

Catatan Penyiar Radio Kelud FM dari meletusnya Gunung Kelud (2)

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

 

 

 

Jakarta, Moral-politik.com : “Bayangkan gelapnya kalau listrik padam saat itu. Begitu semua warga diangkut, kami beri tanda, listrik langsung dipadamkan,” kisahnya.

Kalau pengungsi lain, pada siang hari, kembali ke rumahnya untuk mengecek keadaan rumah dan harta bendanya, tidak demikian dengan Suprapto.

Sabtu siang itu, dia menyambangi studio radionya. Ia berharap dapat kembali mengudara. Dengan demikian, dia dapat menyapa warga kaki Gunung Kelud, sekadar menghibur dan memberi informasi soal gunung itu.

Tetapi, pemadaman listrik masih belum usai. Maka, dia memutuskan membersihkan studionya saja. Sebelum memasuki studio, Suprapto mencari-cari anak kunci pintunya.
4
“Waktu meletus itu lagi cari kunci saja. Saya lupa ditaroh mana,” katanya.

Radio Kelud FM mengudara sejak 2010 lalu. Radio komunitas itu digawangi 15 anak muda warga Desa Sugih Waras yang terpanggil. “15 pemuda ini juga yang kemarin terlibat mengevakuasi warga,” tuturnya.

Dengan jam siar antara pukul 10.00 hingga 18.00 dan pukul 19.00 hingga 22.00, siaran radio itu baru bisa diakses warga di Kecamatan Ngancar. Isi siaran kebanyakan soal informasi terkait aktivitas Gunung Kelud.
Jika kondisi gunung sedang waspada, informasi yang lebih ringan dan menghibur diperbanyak. Menurutnya, pendengarnya paling banyak adalah warga Desa Sempu dan Desa Babadan.

“Kalau warga di desa ini kan bisa datang langsung untuk mendengar,” kata Suprapto.

Ia menuturkan, biaya produksi siaran adalah swadaya dari 15 kru radio. Radio komunitas itu beroperasi meski tanpa sponsor resmi. Sebagai anak muda yang paham betul soal mesin dan teknik radio, Suprapto tidak tergiur hidup di kota, menjual keahliannya.

“Lebih enak di desa, dekat dengan warga, dekat dengan gunung,” ujar Suprapto. (Habis)

Baca Juga :  Di Kota Kupang, 735 Hewan Kurban Disembelih

 

Penulis : Vincentia Clara

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button