Home / Populer / Demokrat naksir PDIP berkoalisi di Pilpres

Demokrat naksir PDIP berkoalisi di Pilpres

Bagikan Halaman ini

Share Button

1

 

 

Moral-politik.com : Dunia politik praktis mengenal prinsip tidak ada musuh yang abadi. Satunya kepentingan akan menjadi sinergitas menuju tujuan yang ingin dicapai.

Prinsip ini sedang dipikirkan oleh Partai Demokrat untuk membangun koalisasi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), kendati bukan rahasia selama ini kedua partai tersebuk laksana kucing dan tikus.

Signal kearah sana mulai dikuncupkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan. Dia menuturkan partainya sudah menghitung untuk melakukan koalisi dan PDIP sebagai partai yang layak diajak berkoalisi.

“Koalisi Demokrat PDIP malah lebih enak. PDIP jelas, A kata ibu Mega, A ke bawah. Dari pada PKS nggak jelas, kayak Fahri (Fahri Hamzah) sampai sekarang ngantemin saja,” ujarnya di DPR RI, Jakarta. Senin 3 Februari 2014.

Selain itu Ramadhan mengatakan Demokrat dan PDI P mempunyai platfom yang sama dan kedekatan dalam sistem pemerintahan. “Platfom kita sama sama nasionalis,”klaimnya.

Melansir Viva.co.id, mengenai pemerintahan Demokrat pernah bersama dalam kabinet Gusdur. “Saat itu kan pak SBY menkopolhukam. Bu Mega kan Wakil Presiden sebelum akhirnya mundur,” paparnya.

Ramadhan membantah adanya ketegangan antara SBY dan Megawati pada 2004 lalu. “Nggak ada yang tegang. Keluarga besar PDIP bertemu dengan pak SBY biasa saja, nggak ada masalah,” ujarnya.

Pembicaraan koalisi ini akan dilanjutkan pasca pemilihan legislatif mendatang. “Setelah Pileg disitu akan terjdi komunikasi politik. Pembicaraan ini bukan sekedar basa basi tapi sudah real. Siapa yang bersama siapa, tegasnya.

Mengenai apa PDIP bersedia atau tidak dalam koalisi nanti ia tidak bisa memastikan. “Ini bukan soal diajak, Komunikasi politik dulu. Dari dulu kita udah beranggapan pelihatkan PDIP akan lebih mudah untuk bekerja sama. A dibibir A dihati,” katanya.

Baca Juga :  Panorama Indah di Pantai Batu Nona Kota Kupang (2)

Nah, jika mimpi Demokrat berkoalisi dengan PDIP terjalin manis di Pilpres, mungkinkah mayoritas masyarakat Indonesia menerimanya? (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button