Home / Populer / DPR incumben bagi-bagi dana Bansos jelang 9 April

DPR incumben bagi-bagi dana Bansos jelang 9 April

Bagikan Halaman ini

Share Button

 3

 

Jakarta, Moral-politik.com : Menjelang pelaksanaan pesta demokrasi atau pemilihan legislatif 9 Aprilmendatang, para caleg incumben mulai menggunakan segala macam cara untuk mengambil  hati rakyat agar dipilih kembali menjadi wakil rakyat.

Direktur  Eksekutif Institute For Strategic Intiatives, Luky Djani mengatakan, para angota DPR membajak dana bansos untuk digunakan sebagai modal politik dalam kampanye caleg.

“Fenomena penggunaan dana publik semakin terjadi termasuk menggunakan dana bansos untuk merayu rakyat, dan itu terkesan wajar saja,” kata Luky dalam diskusi bertajuk “Awas Permainan Bansos Caleg Incunben” di  Sulawesi Room Lantai 3 Millenium Hotel Sirih Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2014).

Diskusi itu digelar Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) sekaligus merilis hasil pelatihan dan liputan investigasi sejumlah wartawan yang berlangsung pada periode Oktober 2013 hingga Februari 2014.

Dari 32 jurnalis peserta pelatihan, sebanyak 20 orang jurnalis media cetak, televisi, radio, dan online yang terseleksi sebagai penerima bantuan liputan investigasi. Mereka ditugaskan ke sejumlah daerah untuk meliput hal-hal yang berkaitan dengan kejanggalan pelaksanakan pemilu.

Setelah para jurnalis meliput kejanggalan pelaksanakan pemilu, hasil liputannya dupublikasikan melalui berbagai media massa, dan dirangkum dalam microsite www.portalkbr.com/telusurpemilu.

Diskusi  ini dihadiri 4 perwakilan dari 20 jurnalis yang mempresentasikan hasil liputannya.  Salah satunya, Muhamad Rofiuddin Kontributor Tempo Semarang meliput upaya bagi-bagi jatah bansos dalam APBD 2014, terungkap dari rekaman rapat anggota  DPRD Jawa Tengah.

Dalam rekaman itu ketua DPRD Jawa Tengah menyebut per anggota dewan dijatah dana aspirasi  sebesar Rp 4 Miliar, sementara tiap komisi dijatah Rp 20 – 25 Miliar. Usulan para anggota fraksi dan komisi di DPRD Semarang itu muncul karena mendekati pemilu 2014. (Wildus Nafie)

Baca Juga :  Pemkot Kupang Belum Pastikan Peserta Nikah Massal pada HKSN

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button