Home / Populer / ‘Faksi-faksi’ di PDIP sebagai dinamika politik?

‘Faksi-faksi’ di PDIP sebagai dinamika politik?

Bagikan Halaman ini

Share Button

4

 

Moral-politik.com : Siapa bilang suami-isteri tidak pernah berbeda pendapat? Maka wajar-wajar saja jika ada perbedaan pendapat dalam sebuah partai politik.

Sejarah perpolitikan Indonesia mencatat, sekecil apapun, paska perpecahan dalam tubuh Partai Demokrat, kini sedang terjadi perpecahan dalam tubuh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sebenarnya penyulut adanya faksi-faksi itu telah terjadi pada Rakernas-II, dimana pada saat itu dukungan terhadap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mulai “membanjir”.

Secara terang-terangan ada beberapa pimpinan DPD PDIP menyatakan mendukung Jokowi Capres 2014-2019. Begitupun sebelum Rakernas yang dibuka oleh Ketua Umum PDIP Megaati Soekarnoputri itu dimulai, ada kelompok pendukung Jokowi datang menyampaikan aspirasinya agar Rakernas memutuskan Jokowi Capres.

Saat Rakernas-II itu, Megawati secara kalem mendinginkan euphoria Jokowi dengan menyatakan penetapan Capres akan diambilnya usai Pileg 9 April 2014….

Dengan dilaksanakannya Rakernas-III, Indonesia berharap Megawati yang telah diamanatkan oleh Rakernas-1 dengan tangan dinginnya sebagai seorang Ibu yang sudah selayaknya dinobatkan menjadi Ibu Bangsa itu peduli terhadap aspirasi Jokowi Capres, kemudian mempertimbangkan juga 17 kali hasil surve yang semuanya mengunggulkan Jokowi sebagai sosok yang tak tertandingi.

Namun tak semua harapan bisa menjadi kenyataan manis. Bukan Megawati yang tampil menyuarakan petuahnya, tapi Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo. Intinya ada dua opsi. Pertama, jika PDIP capai PT 20% maka Capresnya Megawati, Cawapresnya Jokowi; kedua, jika tak sampai 20% maka Jokowi Capres dan Cawapresnya melalui koalisi.

Lalu, apakah keputusan Megawati tersebut diterima bulat oleh loyalis-loyalisnya?  (bersambung)

 

Penulis : Vincentcius Jeskial Boekan

Baca Juga :  Calon Hakim MK Franz Astani grogi hadapi Tim Pakar

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button