Home / Populer / Golkar setuju iklan politik Ical di TV dihentikan

Golkar setuju iklan politik Ical di TV dihentikan

Bagikan Halaman ini

Share Button

7ilustrasi

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Perdebatan soal iklan politik di media massa bakal terus berlanjut jika belum ditetapkan moratorium iklan kampanye maupun iklan politik di media massa.

Terkait itu, Komisi I DPR sepakat untuk membuat moratorium iklan kampanye maupun iklan politik di media massa bersama gugus tugas pengawasan dan pemantauan pemberitaan, penyiaran, dan iklan kampanye pemilihan legislatif. Dengan demikian, seluruh lembaga penyiaran tidak dibolehkan menayangkan iklan yang berbau politik.

Terkait itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono sepakat dengan dibentuknya moratorium iklan politik, termasuk iklan Ical. Namun, ia meminta agar moratorium itu bertindak adil bagi seluruh partai politik yang juga peserta Pemilu 2014.

“Sebelum waktunya iya (setuju iklan Ical dicabut),” ucap Agung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/2).

Meski setuju, lansir merdeka.com, dia menganggap pembentukan moratorium tersebut agak berlebihan. Tapi, ia mengakui perlunya pembatasan terhadap pelbagai iklan politik yang mulai bertebaran di layar televisi, sehingga pemilik media tidak seenaknya menayangkan iklan-iklan tersebut.

“Yang penting dibatasi, tapi kalau untuk supaya yang punya media enggak bisa seenaknya, jadi yang penting dibatasi per partai atau per orang, maksimum berapa kali. Tapi kalau dilarang semua, kan sekarang eranya bebas, masa dilarang? Tinggal pembatasan, sehingga bentuk tanggung jawab dan keadilan, saya lebih setuju,” tandasnya.

Dia menilai, dengan adanya moratorium tersebut dapat menghindari penyalahgunaan frekuensi penyiaran maupun upaya mencuri start kampanye.

“Kalau untuk menghindarkan adanya semacam penyalahgunaan atau curi start, dan jangan satu orang tapi. Demikian pula dengan yang tidak punya TV dan punya uang, kalau kayak begitu tidak boleh. Tapi saat kampanye boleh dong, masa dibatasi?” pungkasnya. (erny)

Baca Juga :  Simpul Sementara adegan video mesum SMP: suka sama suka!

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button