Home / Populer / Gubernur Jatim protes Wasekjen PDIP : Tak benar saya tekan Risma!!

Gubernur Jatim protes Wasekjen PDIP : Tak benar saya tekan Risma!!

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

 

 

Moral-politik.com : Kisruh pernyataan Walikota Surabaya Tri Rismaharini soal rencana pembangunan jalan tol tengah kota Surabaya terhadap Gubernur Jawa Timur Soekarwo, yang dirilis ulang oleh Wasekjen DPP PDIP Hasto Kristyanto, Kamis (13/2/2013), bakal berbuntut panjang.

Pasalnya Soekarwo yang adalah Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu memprotes pernyataan Wasekjen DPP PDIP tersebut.

Inti protes Karwo, menyikapi tuduhan Hasto bahwa dirinya menekan Risma terkait rencana pembangunan jalan tol tengah kota Surabaya yang sudah masuk dalam RTRW nasional.

“Saya tidak pernah menekan Wali Kota (Surabaya), apalagi menyinggung soal proyek tol tengah kota. Jadi, tuduhan itu sama sekali tidak benar,” tegasnya, Kamis (13/2/2014) malam.

Karwo mengaku, lansir Tribunnews.com,sangat terkejut dengan tuduhan tersebut.

Pasalnya, selama ini dirinya tidak pernah bersentuhan langsung dengan proyek jalan tol tengah kota yang merupakan kebijakan pemerintah pusat dan sudah masuk dalam RTRW  nasional.

Sehingga seluruhnya berhubungan langsung dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Jadi, kalau memang mau dibicarakan, ya dengan pemerintah pusat. Karena proyeknya memang sudah masuk dalam RTRW Nasional,” tandasnya.

Pemprov Jatim, kata Pakde tidak memiliki kepentingan, melainkan pemerintah pusat. Sehingga kalau ada masalah, maka hubungannya antara Pemkot dengan Pemerintah Pusat.

Sehingga dia mempertanyakan tuduhan Wasekjen PDIP yang dialamatkan kepadanya, bahwa dirinya telah menekan Wali Kota Risma terkait proyek tol tengah kota.

“Dari sisi mana saya menekan Wali Kota (Surabaya). Saya tidak memiliki kemampuan itu, karena ini masalah Pusat dengan Kota Surabaya,” katanya.

Gubernur Jatim yang baru dua hari dilantik untuk jabatan periode kedua ini berharap, semua pihak tidak mudah menuduh tanpa ada bukti.

Saat ini, yang dibutuhkan adalah solusi dari permasalahan antara Pemkot Surabaya dengan Pemerintah Pusat.

Baca Juga :  Massa Buruh Nekat Kepung Istana Negara

“Dan bukannya dengan asal menuduh, tanpa didasari bukti,” imbuhnya, mengingatkan.

Sebelumnya, ketika menyikapi rumor Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berniat mundur dari jabatannya, Wasekjen PDIP Hasto Kristyanto mengakui, bahwa Risma tengah menghadapi tekanan dan tekanan itu bukan berasal dari internal partai.

Menurut Hasto, apa yang dihadapi Risma saat ini tak terkait dengan tak harmonisnya hubungan dengan Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana. Tekanan itu, lanjut Hasto, berasal dari Gubernur Jatim Soekarwo terkait rencana pembangunan jalan tol.

“Risma menghendaki pembangunan angkutan publik. Kami dukung itu. Jadi, namanya Wali Kota dan Gubernur, tekanan sudah pasti ada. Di situlah, seseorang ditempa jadi pimpinan,” ungkapnya.(erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button