Home / Populer / Ical bidik Pramono Edhie, Prabowo, Jokowi jadi Cawapres

Ical bidik Pramono Edhie, Prabowo, Jokowi jadi Cawapres

Bagikan Halaman ini

Share Button

6

 

 

Moral-politik.com : Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) punya mimpi besar mulai dari Partai Golkar tembus ambang batas parlemen, dan memenangkan pemilihan umum presiden-wakil presiden mendatang.

Demi terwujudnya impian itu, ARB terus bergerilya ke daerah untuk mencari tahu keinginan publik terkait sosok yang pantas mendampinginya dalam Pilpres. Sederet nama tokoh yang diusulkan menjadi Cawapres saat ini tengah digodok pengurus partai.

Sederet nama masuk bursa Cawapres Golkar untuk mendampingi  di Pilpres 9 Juli 2014 mendatang. Nama Jokowi juga masuk dalam bursa Cawapres partai berlambang pohon beringin itu.

“Pak ARB (Aburizal Bakrie) terus terang saja saat ini berada di Jawa Tengah, mengecek kepada masyarakat. Urusan (Cawapres) itu tergantung masyarakat,” kata Sekjen Partai Golkar Idrus Marham kepada wartawan usai pembekalan kader dan caleg Golkar Kaltim di Ruang Melati Hotel Mesra Internasional, Jl Pahlawan, Samarinda, Minggu (9/2/2014).

Melansir detik.com, Idrus menerangkan, nama Mahfud MD, Pramono Edhi hingga Puan Maharani, masuk bursa Cawapres Ical. Bahkan nama Jokowi pun disebut Idrus juga masuk bursa Cawapres.

“Banyak sekali nama-nama masuk yang diusulkan oleh DPD Golkar di daerah juga atas usulan masyarakat terhadap partai. Antara lain ada Pramono Edhie, Mahfud MD, Soekarwo, Prabowo Subiyanto, Jokowi, Irman Gusman, Khafifah juga Puan Maharani. Banyak sekali,” terang Idrus.

“Sekarang ini masih terbuka sebagai Cawapres Partai. Pak ARB akan menentukan siapa yang akan mendampinginya di pertarungan 9 Juli akan datang. Siapa saja akan diinventarisir,” jelas Idrus.

Mantan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla sebelumnya dideklarasikan sebagai Capres PKB dan dinilai akan mempengaruhi suara Golkar pada Pemilu mendatang. Menanggapi itu, Idrus menepis penilaian itu.

Baca Juga :  Partai Demokrat Undang Langsung Megawati ke Kongres

“Pak JK mantan ketua Golkar. Pasti akan ambil langkah-langkah yang tidak akan merugikan partai Golkar,” tutup Idrus. (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button