Home / Populer / Ini langkah preventif KPK menghindari gratifikasi di Pileg

Ini langkah preventif KPK menghindari gratifikasi di Pileg

Bagikan Halaman ini

Share Button

1ilustrasi

 

 

 

JAKARTA, MORAL-POLITK.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tindakan preventif peluang gratifikasi terhadap para penyelenggara negara menjelang pemilu legislatif (Pileg) 9 April mendatang.

Juru Bicara KPK Johan Budi, mengatakan sebagai bentuk tindakan pencegahan tersebut KPK menyurati 15 ketua umum partai politik peserta pemilu dan 3 partai lokal di Nanggroe Aceh Darussalam. Surat tersebut berisi himbauan KPK agar para ketua parpol mengingatkan anggota DPD, DPRD, DPR yang masih aktif serta caleg DPD, DPRD, DPR, tidak menerima dana kampanye menjelang pileg 9 April.

“Segala bentuk perbuatan yang bernuansa gratifikasi dalam pileg dinyatakan korupsi,” tegas dia di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan, Senin (24/2/2014).

Gratifikasi itu, kata dia, sudah diatur pada pasal 12B ayat 1, UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Jadi kalau ada indikasi gratifikasi, KPK akan lansung bertindak.

Johan berharap himbauan KPK ditindak lanjuti oleh para ketua parpol, sehingga dapat mengurangi perbuatan gratifikasi. (Wildus)

Baca Juga :  Alasan Yulian Mencium dan Pijat Pimpinan Sidang DPR...

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button