Home / Populer / Jokowi bantah blusukannya bukan pencitraan

Jokowi bantah blusukannya bukan pencitraan

Bagikan Halaman ini

Share Button

3

 

 

Moral-politik.com : Tahun politik membawa pemikiran para tokoh ke arah politik, jika ada yang melakukan sesuatu di tengah-tengah masyarakat. Padahal tidak selamanya begitu.

Bahwa seorang kepala daerah punya tugas untuk menyelesaikan agenda pembangunan yang telah ditetapkan bersama dengan DPRD adalah lumrah. Tapi kalau itu dinilai sebagai pencitraan, apakah bisa dibenarkan?

Adalah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang merasa heran heran apabila pekerjaan yang dilakukannya sehari-hari seperti blusukan ke pelosok-pelosok ibu kota dianggap pencitraan.

“Orang banyak bilang, Jokowi itu hanya pencitraan, pencitraan apanya? Orang TV saya nggak punya. Media-media TV saja yang suka nyoroti saya,” ujar Joko Widodo saat menghadiri diskusi di Universitas Paramadina, Jakarta, Rabu.

Ia menegaskan tidak mempunyai uang untuk mengiklankan diri sendiri di koran maupun televisi.

“Saya juga gak punya koran. Saya nggak miliki TV, saya nggak miliki koran, saya juga nggak pernah mengiklankan diri. Ada gak? Duit dari mana?” ujar dia, lansir Tribunnews.com.

Dia mengutarakan di Jakarta tidak pernah ada baliho tentang dirinya jadi bagaimana mau pencitraan.

“Kadang ada yang nulis-nulis seperti itu, ya saya jawab. Gimana mau pencitraan-pencitraan. TV aja gak punya, koran nggak, iklan juga gak. Coba lihat di seluruh Jakarta, ada baliho saya gak?,” kata dia.

Dia menambahkan sewaktu menjabat sebagai walikota Solo pun tidak ada baliho terkait dirinya.

“Tanya di Solo lah, saya pernah pasang baliho nggak,” ujar dia.

Sebelumnya, praktisi pendidikan Anies Baswedan mengatakan dirinya tidak mau pencitraan dengan blusukan. Bukan cuma mendengarkan, namun juga mengajak berubah.

“Blusukan itu hanya nonton masyarakat. Hanya hadir lalu kesannya sudah melakukan,” ujar dia. (erny)

Baca Juga :  9 Wanita Ini Ditunjuk Jokowi Jadi Anggota Pansel KPK

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button