13

 

 

Moral-politik.com : Tidak semua masalah banjir di Jakarta bisa dipecahkan dengan jalan membendung, mengeruk kali, dan membangun waduk.

Solusi lain yang harus dipikirkan secara serius oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo adalah merelokasi sejumlah warga yang tinggal pada titik-titik tertentu yang tak ada solusi lainnya, terkecuali dipindahkan.

Seperti ditegaskan Jokowi, tak ada cara lain untuk menghindari kebanjiran seperti di Kampung Pulo, Jakarta Timur, selain warga di bantaran sungai itu bersedia pindah ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa). Jika tidak, dia yakin warga bakal tetap kebanjiran.

“Ya kalau mau bebas banjir, pindah ke rusun. Enggak ada cara lain,” ujar Jokowi di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2014). Dia menyerahkan proses sosialisasi terhadap warga kepada wali kota, camat, hingga lurah setempat, lansir Kompas.com.

Jokowi mengakui, ada tarik-menarik, banyak warga yang tidak mau direlokasi. Namun, Jokowi yakin lambat laun pasti warga bersedia pindah ke rusunawa. “Kan baru dimulai sosialisasi pindah ke rusunnya. Masih baru kok, ndak usah ramai-ramai dulu. Rusun juga masih dibangun,” ujarnya.

Sekarang terpulang kembali kepada warga… (erny)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 3 = 6