Home / Populer / Kader PDIP ini bantah perkosa ramai-ramai, tempuh jalur hukum

Kader PDIP ini bantah perkosa ramai-ramai, tempuh jalur hukum

Bagikan Halaman ini

Share Button

3

 

 

 

Moral-politik.com : Atmosfer politik semakin memanas, suhunya bisa mencapai 40 derajat celsiua, kendati kini bencana banjir melanda sejumlah daerah di Indonesia.

Tak terkecuali sikut-sikutan antar partai, antar individu pun tak kalah maraknya. Salah satu kasus seperti yang dialami oleh  Anggota DPRD Lampung dari PDI Perjuangan, Ketut Erawan.

Ketut dituduh memperkosa ramai-ramai seorang gadis remaja, karena itu dirinya membantah tudingan kasus pemerkosaan beramai-ramai tersebut.

Dia pun mengambil langkah hukum terhadap orang yang diduga menjadi dalang penyebaran isu tersebut. Dalam konferensi pers di Bandar Lampung, Senin (3/2/2014), kuasa hukum Ketut Erawan, Tahura Malagano, mengatakan, tuduhan bahwa Ketut Erawan terlibat kasus pemerkosaan itu merupakan fitnah dan dilakukan untuk menghancurkan karier politik kliennya tersebut.

“Dengan keterangan yang simpang siur ini, kami akan menempuh jalur hukum terhadap pelaku intelektual penyebar fitnah ini. Kami sudah melakukan investigasi dalam kasus ini,” kata Tahura Malagano.

Akibat tuduhan yang menyudutkan tersebut, lansir Kompas.com, Ketut Erawan merasa tertekan hingga mengalami gangguan psikologis. “Rekomendasi kedua, kami meminta media untuk memberitakan secara berimbang. Selama ini terjadi kesimpangsiuran informasi yang diberitakan,” tambah dia.

Pada konferensi pers tersebut, Tahura mengungkapkan kronologi peristiwa tersebut. Pada 5 Desember 2013 lalu, tutur Tahura, Ketut Erawan didatangi korban dan tiga pelaku pemerkosaan tersebut.

Keempat orang itu meminta tolong untuk menyelesaikan kasus pemerkosaan beramai-ramai yang terjadi di Desa Brawijaya Patok XX, Sekampung Udik, Lampung Timur, tersebut.

Namun, dalam perkembangannya, Ketut Erawan disebut-sebut justru memanfaatkan korban dengan membawanya ke Bandar Lampung selama dua hari. Anggota Dewan itu kemudian dituding memerkosa korban bersama teman-temannya.

Apapun alasannya, selesaikan semuanya melalui jalur hukum. (erny)

Baca Juga :  Polres Kupang Kota Bekuk 2 Pelaku Curanmor

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button