Home / Populer / Mukernas PPP : Jokowi masih Capres, Samad dicoret

Mukernas PPP : Jokowi masih Capres, Samad dicoret

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

 

 

 

Moral-politik.com : Tampaknya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sangat berhati-hati untuk menyampaikan kepada media hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang telah selesai Minggu dini hari tadi, 9 Februari 2014. Kendati demikian bocoran yang diperoleh antara lain, Jokowi masih Capres, Samad dicoret karena tak ingin mengganggu tugasnya sebagai Ketua KPK.

Wakil Ketua Umum PPP Lukman Hakim Syaifuddin di arena Mukernas, Hotel Grand Preanger, Bandung, Jawa Barat, menuturkan bahwa kesepakatan seluruh peserta bahwa hasil keputusan Mukernas nanti akan dibacakan di Sabuga, pukul 13.00 nanti.

Saat ditanya, apakah dapat dipastikan bahwa tidak akan ada deklarasi bagi Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali, ia meminta wartawan untuk menunggu. Menurut dia, deklarasi merupakan penyampaian dari suatu pernyataan. Terkait apa isi pernyatannya, dia belum bisa membeberkannya.

“Jadi, yang jelas akan ada pernyataan dari keputusan Mukernas. Tapi, isinya apa, sebaiknya kami berharap bisa menahan diri, bersabar, untuk menunggu,” ujar Lukman, lansir Viva.co.id.

Wakil Ketua MPR itu juga tidak bersedia menjawab isu hilangnya nama-nama dari bursa capres PPP. Dia mengatakan, mereka adalah nama yang beredar di tengah forum Mukernas.

Coret empat nama
Sementara itu, politisi PPP, Ahmad Yani mengaku ada sejumlah nama yang diusulkan sebagai bakal capres oleh partainya. Namun, dia mengungkapkan bahwa PPP mencoret empat nama.

Mereka yaitu putri kedua almarhum Gus Dur, Yenny Wahid, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Moh. Mahfud MD, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, dan Ketua KPK, Abraham Samad.

“Yenny Wahid dari segi personalnya saja. Secara personal, Yenny mengapresiasi. Dia tetap memberikan dukungan. Tapi, saat ini, untuk menjaga keseimbangan, ya tidak. Alasannya personal kami hargai,” katanya.

Baca Juga :  PDIP meradang, muncul wacana Ketua DPR di voting

Untuk Moeldoko, anggota Komisi III DPR RI itu menjelaskan bahwa yang bersangkutan hingga saat ini merupakan Panglima TNI. PPP tidak mau merusak netralitas TNI ke dalam urusan politik.

“PPP sejak awal reformasi menghendaki TNI tidak masuk politik praktis. Kami tidak ingin menyeret-nyeret TNI ke dalam politik praktis,” terangnya.

Lebih lanjut, Yani menuturkan bahwa Mahfud tidak masuk karena yang bersangkutan sudah menjadi calon alternatif dari PKB. Sementara itu, Abraham Samad juga batal diusung, karena PPP tidak ingin mengganggu kinerjanya sebagai ketua KPK.

Berikut nama yang masih beredar dalam bursa capres PPP:
1. Suryadharma Ali (Ketum PPP)
2. Jusuf Kalla (mantan Wakil Presiden)
3. Joko Widodo (Gubernur DKI Jakarta)
4. Jimly Asshiddiqie (mantan Ketua MK)
5. Din Syamsuddin (Ketum PP Muhammadiyah)
6. Isran Noor (Bupati Kutai Timur). (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button