Home / Populer / Partai Demokrat dinilai tak tegas tindak Ruhut

Partai Demokrat dinilai tak tegas tindak Ruhut

Bagikan Halaman ini

Share Button

3

ilustrasi

 

 

 

Moral-politik.com : Fenomena juru bicara Partai Demokrat, partai yang sudah sepuluh tahun berkuasa di Indonesia, tak habis-habisnya dipercakapkan.

Malah secara ekstrim para pengamat menilai ada ketidak tegasn sikap dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal Ruhut sudah melakukan tindakan rasisme.

“Mestinya [Partai] Demokrat apalagi SBY (Ketua Umum DPP PD Susilo Bambang Yudhoyono) yang selalu menampilkan dirinya negarawan, menjatuhkan sanksi kepada Ruhut. Saya pribadi meminta semua pihak untuk memerangi rasisme. Indonesia itu untuk semua golongan,” kata pakar komunikasi politik Tjipta Lesmana dalam sebuah diskusi, di Jakarta, Minggu (9/2).

Dia menambahkan, sangat aneh jika PD membiarkan Ruhut. “Aneh bin ajaib, kejadian berulang, tetapi saya lihat Demokrat tidak ada reaksi dan menegur Ruhut,” tegasnya, lansir Beritasatu.com.

Menurutnya, aparat penegak hukum juga harus bertindak tegas. “Hukum di Indonesia lemah. Masalah rasis ini maha serius, bukan hanya soal pribadi tertentu saja. Pendiri bangsa saja sudah mengikhtiarkan Bhineka Tunggal Ika,” ujarnya.

Senada dengannya, inisiator Gerakan Nasional Anti Diskriminasi (Granad), Boni Hargens menyatakan, rasisme di Indonesia masih dianggap sebagai lelucon. “Orang aneh di negara maju itu dikandangain dan bakal dihukum. Di Indonesia justru dianggap lelucon. Kita tidak mau hal yang menyakitkan peradaban dianggap lelucon,” kata Boni.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi menyatakan, figur diskriminasi harus dihilangkan dari dunia politik Indonesia. “Kita perlu kampanye di dapil (daerah pemilihan) Ruhut, agar jangan pilih orang rasis,” ujarnya.

Dia menambahkan, tindakan rasis cenderung berpotensi memunculkan konflik. “Situasi di masyarakat bakal dipenuhi konflik jika rasisme dibiarkan. Ini mesti kita waspadai,” kata Adhie.

Baca Juga :  Lumpur Meluap di Pulau Semau, Kabupaten Kupang (3)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button