5

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Serang-menyerang antara pasukan Israel dan Hizbullah, Libanon tiada henti-hentinya, dan tidak bisa dipastikan kapan bakal berakhir.

Setelah penyerangan yang dilakukan oleh Tentara Israel, kini Rezim Israel memerintahkan pasukan negeri Yahudi itu untuk siaga tinggi. Ini dilakukan setelah gerakan perlawanan Hizbullah mengancam akan membalas serangan udara Israel ke salah satu basisnya.

Militer Israel telah memerintahkan pasukan di utara Israel untuk siaga tinggi menyusul statemen dari Hizbullah, yang mengancam akan membalas agresi Israel. Demikian seperti diberitakan Press TV, Kamis (27/2/2014).

Usai peringatan Hizbullah itu, lansir detik.com, jumlah kendaraan-kendaraan militer Israel yang ditempatkan di wilayah Palestina dekat perbatasan Libanon telah bertambah banyak.

Dalam pernyataannya, Hizbullah menyatakan akan memilih waktu dan tempat yang tepat serta cara-cara yang tepat untuk merespons serangan Israel. Serangan udara Israel itu menargetkan sebuah basis Hizbullah di perbatasan Libanon-Suriah dekat desa Janta pada Senin, 24 Februari lalu.

Hizbullah mengkonfirmasi serangan itu pada Rabu, 26 Februari lalu. Disebutkan bahwa serangan itu menimbulkan sejumlah kerusakan.

Sebelumnya pada tahun 2006, rezim Israel melancarkan perang agresi terhada Hizbullah. Konflik itu dilaporkan menewaskan sekitar 1.200 warga Libanon dan 160 warga Israel. (erny)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 30 = 35