Home / Populer / Pater Zinthus : Sikap Golput itu tak bijaksana

Pater Zinthus : Sikap Golput itu tak bijaksana

Bagikan Halaman ini

Share Button

Pater Zinthus1(1)

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Tidak dapat dipungkiri dalam Pemilihan Umum Calon Legislatif (Caleg), Calon Walikota, Gubernur, dan Presiden, angka Golongan Putih (Golput) sangat tinggi.

Pater Zinthus, salah satu pemuka agama Katholik di Kota Kupang turut angkat bicara, ketika ditemui Moral-politik.com, Kamis (20/2/2014) lalu.

Menurut dia, dia sikap Golput merupakan tindakan yang tidak bijaksana. Seharusnya, sambung dia, Golput tidak perlu terjadi karena hal itu berkaitan dengan tanggung jawab sebagai masyarakat dalam mendukung kemajuan pembangunan di daerah sendiri.

Meskipun, lanjutnya, dalam politik masih banyak partai yang belum sempurna dalam berpolitik, namun jangan jadikan itu sebagai tolok ukur untuk Golput. Golput itu adalah tindakan yang tidak bijaksana.

Menurut dia, meskipun masih banyak partai yang tergolong belum sempurna, namun partai tersebut masih bisa melakukan sedikit usaha dalam pembangunan masyarakat dan negara.

“Golput merupakan sikap yang ditunjukan oleh orang-orang yang tidak memiliki idealisme berpolitik yang bijaksana. Golput itu terjadi karena masyarakat sebagai pemegang demokrasi atau kekuasaan ada di tangan rakyat, menemukan jalan buntu dalam berpolitik,” simpul dia.

Selain itu, kata dia, Golput terjadi karena banyak masyarakat yang tertipu oleh janji-janji manis manakala telah lolos menjadi anggota DPR, tapi tidak melaksanakan janji-janjinya yang dikampanyekannya dulu.

Untuk itu, dirinya berharap agar dalam pesta demokrasi 9 April 2014 mendatang, masyarakat dapat menentukan pilihannya kepada Caleg yang mampu menepati janji-janjinya. (richo)

Baca Juga :  Hanura minta Jokowi bekerja 'all out' hadapi banjir

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button