Home / Populer / PBB : Bubarkan partai yang kadernya korupsi

PBB : Bubarkan partai yang kadernya korupsi

Bagikan Halaman ini

Share Button

1

 

 

Moral-politik.com : Tahun politik 2014 ini, setiap partai berupaya meraup kursi sebanyak mungkin di DPR agar lolos dari ambang batas parlemen dan bisa menampilkan calon presiden dan wakil presidennya tanpa perlu berkoalisi.

Salah satu partai yang punya mimpi besar adalah Partai Bulan Bintang (PBB). Apa pandangan mereka terhadap kasus korupsi yang mendera kader-kader dan pemimpin partai lainnya?

Menurut Ketua Umum PBB MS Kaban, partai yang kadernya terjerat kasus korupsi sebaiknya dibubarkan saja. Cara itu menurut dia merupakan bagian dari cara agar Indonesia benar-benar bersih dari korupsi.

“Kalau Indonesia mau bersih dari korupsi, partai-partai yang sekarang ini kadernya terlibat korupsi bubarin saja,” kata Kaban dalam pengajian bulanan Muhammadiyah dengan tema “Visi Indonesia Masa Depan” di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (7/2/2014) malam, lansir Kompas.com

Kaban pun menganalogikan hal ini dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dibubarkan karena dianggap sebagai pengkhianat bangsa. Menurut dia, korupsi adalah suatu perbuatan yang mengkhianati bangsa sehingga partai yang melakukannya harus dibubarkan.

Selain itu Kaban menyatakan, jika PBB terpilih menjadi partai penguasa dalam Pemilu 2014 mendatang, Kaban berjanji Indonesia akan bersih dari korupsi dalam waktu lima tahun saja. Dia berkeyakinan, pemberantasan korupsi bisa dilakukan bila pemerintah memang serius.

“Cita-cita pemberantasan korupsi di Indonesia selama 54 tahun belum juga selesai. Kalau kami terpilih, 5 tahun bersih Indonesia (dari korupsi),” ujar mantan Menteri Kehutanan itu.

Kaban berpendapat, pemberantasan korupsi tidak bisa hanya dilakukan dengan cara penindakan, tetapi juga harus dengan pencegahan. Oleh karena itu, kuncinya adalah mengubah cara berpikir pejabat di Indonesia yang selama ini masih menganggap korupsi sebagai hal sepele dan biasa. “Asal serius, lima tahun selesai. Bisa bersih asalkan serius. Jadi, kalau mau ada perubahan, pilih PBB di 2014,” kata dia. (erny)

Baca Juga :  Wakapolri mengaku Minta Persetujuan Pengadilan untuk Sita Dokumen KPK

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button