Home / Populer / PDIP tuding Golkar over politisasi kasus Walikota Surabaya

PDIP tuding Golkar over politisasi kasus Walikota Surabaya

Bagikan Halaman ini

Share Button

9

 

MORAL-POLITIK.COM : Kasus yang dialami oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharan alias Risma semakin keruh. Bukan saja dipanggil oleh pimpinan DPR RI untuk menyelesaikan kasus setingkat walikota, padahal ada Gubernur Jawa Timur atau Mendagri, tapi jadi komoditas isu politik.

Entah karena tahun politik sehingga Risma yang digadang-gadang sebagai walikota terbaik di planet bumi ini, sesungguhnya berseteru dengan DPRD Surabaya yang sepihak menetapkan wakil walikota tanpa berkoordinasi dengan dirinya, kendati yang ditetapkan itu sesama kader PDIP di bawah komando Megawati.

Terkait kisruh itu, Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Arif Wibowo menuding ada motif politik di balik pemanggilan Risma oleh Wakil Ketua DPR dari Partai Golkar Priyo Budi Santoso.  “Ini sudah over politisasi,” kata Arif di kompleks parlemen Senayan, Jumat, 21 Februari 2014.

Sehari setelah memanggil Risma, kemarin Priyo juga memanggil sejumlah anggota DPRD Surabaya untuk mengklarifikasi keluhan Risma. Menurut Arif pemanggilan Risma dan panitia pemilihan janggal karena tak diketahui pimpinan lain. Otoritas penyelesaian polemik pemilihan Wisnu Sakti Buana selaku Wakil Wali Kota Surabaya kata Arif seharusnya berada di tangan Kementerian Dalam Negeri.

Menurut dia, lansir Tribunnews.com, kewenangan mengisi posisi Wakil Wali Kota adalah hak PDIP. Arif mengatakan, tak tertutup kemungkinan pemanggilan Risma ini berkaitan dengan daerah pemilihan Priyo dalam pemilihan legislatf mendatang yaitu Surabaya dan Sidoarjo.

Wakil Ketua Komisi Pemerintahan ini menyayangkan polemik pengangkatan Wishnu berkembang menjadi isu nasional. Padahal, kasus ini kata Arif bisa selesai di tingkat lokal. Jika memang ada pelanggaran administrasi, kasus ini bisa dibawa ke pengadilan tata usaha negara.

Sejak Risma menyatakan ingin mundur dari jabatannya, sejumlah pihak memang telah menemuinya. Sebelum bertemu Priyo, Risma juga telah bertemu dengan presiden dan menteri dalam negeri. Risma pun juga telah menyatakan keinginannya untuk bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga :  Akhirnya Kubu Agung Laksono Bisa Duduki Ruang Fraksi Partai Golkar di DPR

Risma sebelumnya mengaku kecewa dengan penunjukan Wishnu Sakti Buana sebagai wakilnya. Padahal selama ini Whisnu adalah orang yang selalu mengkritisi berbagai kebijakan Risma.

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button