Home / Populer / Pemilu tak serempak, WNI di Hong Kong coblos 30 Maret

Pemilu tak serempak, WNI di Hong Kong coblos 30 Maret

Bagikan Halaman ini

Share Button

1

ilustrasi wni di hong kong

 

 

 

Moral-politik.com : Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai institusi penyelenggara dan penanggung jawab pemilihan umum, menetapkan pemilihan umum legislatif (Pileg) pada 9 April 2014. Namun untuk pelaksanaan bagi warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri dimulai lebih awal.

Adapun WNI di Hong Kong akan memberikan hak suara dalam Pileg pada 30 Maret, sepuluh hari lebih cepat dibandingkan pemilih di dalam negeri.

Ketua KPU Pusat Husni Husni Kamil Malik di Jakarta, Rabu 12 Februari 2014 menyatakan, waktu pencoblosan itu telah disepakati oleh KPU dan Panitia Pemilihan Luar Negara setelah mendapat masukan dari pemerintah Hong Kong. Percepatan ini dilakukan atas pertimbangan keamanan. Pemerintah setempat memprediksi wilayah mereka akan dilanda badai besar.

“Pada tanggal 6 April diperkirakan akan ada badai taifun yang melewati negara itu. Kebijakan pemerintah Hongkong melarang warganya keluar dalam kondisi badai. Makanya kita percepat Pemilu di Hong Kong,” ujarnya.

Pada tanggal yang sama, lansir Viva.co.id, pemungutan suara juga akan dilakukan di wilayah negara Amerika Latin seperti Ekuador. Jumlah WNI di negara ini paling sedikit diantara 99 negara yang ditinggali WNI. “Di Ekuador cuma ada 22 WNI. KPU tetap melayani mereka meski jumlahnya hanya sedikit. Itu kan hak warga negara yang tetap harus difasilitasi,” katanya.

KPU dan PPLN telah menyiapkan 487 TPS di 99 negara dibantu 452 drop box. Keberadaan TPS ini di bawah koordinasi 130 PPLN yang bertanggung jawab memfasilitasi 2,2 juta WNI yang memiliki hak suara di seluruh dunia.

“Kita harapkan angka partisipasinya naik dibanding tahun 2009 yang hanya 23 persen dan menjadi 75 persen tahun ini,” ujar dia. (erny)

Baca Juga :  Jokowi unggul mutlak di Pulau Jawa

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button