Home / DPRD Kota Kupang / Pemkot dan Kepolisian diminta koordinasi soal kasus permainan ketangkasan

Pemkot dan Kepolisian diminta koordinasi soal kasus permainan ketangkasan

Bagikan Halaman ini

Share Button

Peter Herewila

Moral-politik.com : DPRD Kota Kupang berharap pemerintah dan kepolisian berkoordinasi untuk mencari jalan keluar bagi 13 orang pengunjung yang ditangkap oleh pihak kepolisian di arena permainan ketangkasan PT. TSI 88, pada 23 januari 2014 lalu.

“Koordinasi sangat perlu dilakukan oleh pihak pemerintah dengan pihak kepolisian guna bisa mencari solusi tentang masalah ini. 13 orang yang ditahan tentu hanya pengunjung biasa yang mengetahui bahwa tempat itu resmi dan berijin, sehingga mereka berani mengunjungi arena ketangkasan itu. Jika itu tempat yang ilegal, mereka tentu tidak akan mengunjungi tempat itu,” kata anggota DPRD Kota Kupang, Peter Herewila kepada Moral-politik.com, di Kantor DPRD Kota Kupang.

Menurut dia, sebagai pihak yang sama-sama memberi izin kepada PT. TSI 88, Pemerintah Kota Kupang dan pihak Kepolisian harus saling berkoordinasi tentang permasalahan ini. Jika terindikasi judi maka keduanya harus saling berkoordinasi agar ketika ada penggebrekan dilokasi itu, pihak kepolisian dan pemerintah bisa memberikan penjelasan, agar masyarakat dan kita semua bisa mengetahui secara jelas dimana unsur judi sehingga bisa dipahami oleh masyarakat  di Kota Kupang.

“Jika kejadiannya seperti ini tentu ada reaksi dari masyarakat, karena mereka menilai keberadaan PT. TSI 88 legal adanya. Saya berharap pemerintah dan polisi lebih bijak menangani persoalan ini agar masyarakat tidak menjadi korban,” kata Peter. (nyongki)

Baca Juga :  DPRD Kota Kupang minta PLN hentikan aksi padamkan listrik

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button