Home / Populer / Pendukung Jokowi tetap bulat inginkan Jokowi Capres bukan Cawapres

Pendukung Jokowi tetap bulat inginkan Jokowi Capres bukan Cawapres

Bagikan Halaman ini

Share Button

2

 

 

 
Moral-politik.com : Akhirnya  DPP PDI Perjuangan menjawab aspirasi masyarakat, terutama bagi para pendukung Jokowi Presiden 2014-2019 yang bukan saja tersebar di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tapi di sejumlah negara yang ada WNI karena alasan studi ataupun mencari pekerjaan (TKI).

Partai yang mengusung visi sebagai partainya “wong cilik” itu telah menetapkan dua skenario besar yang akan diperjuangkan dalam Pilpres 2014. Pertama, mengusung Megawati-Jokowi; dan kedua, mengusung Jokowi dengan calon wapres dari parpol lain.

“Kalau menyangkut pilpres ada nama Jokowi dan Ibu Megawati,” kata Sekretaris Jendral DPP PDIP, Tjahjo Kumolo di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (29/1).

Melansir Republika.co.id, Tjahjo menyatakan dua skenario itu sangat bergantung pada hasil Pemilu Legislatif yang akan diperoleh PDI Perjuangan. Jika berhasil memenuhi syarat presidential thereshold maka kemungkinan besar PDI Perjuangan akan mengusung duet Megawati-Jokowi. “Kalau suara kita mencukupi maka Bu Mega pasangannya sudah jelas siapa,” ujarnya.

Di sisi lain, apabila suara PDI Perjuangan tidak memenuhi syarat presidential thereshold, maka pasangan Jokowi-lah yang diusung sebagai capres. Persoalannya kemudian menurut Tjahjo, siapa cawapres yang akan diusung untuk mendampingi Jokowi.

“Kalau Jokowi, pasangannya siapa, itu yang akan dipikir. Apakah dari tokoh partai, pengamat atau wartawan,” kata Tjahjo.

Tjahjo mengatakan, PDI Perjungan akan cermat memutuskan siapa pasangan capres-cawapres PDI Perjuangan. Yang jelas pasangan yang diusung PDI Perjuangan bisa berpotensi memenangkan Pilpres. “Yang penting bisa menambah suara,” ujarnya.

Lepas dari pernyataan Tjahjo muncul pertanyaan, apakah pendukung Jokowi yang telah berjumlah dua puluhan juta orang itu mau menerima keputusan Rakornas-III PDIP tersebut?

Dari berbagai status dan percakapan di lima akun dukung Jokowi Capres di Facebook, dapat disimpulkan bahwa para pendukung masih belum puas dengan keputusan Megawati yang dibacakan oleh Tjahjo itu.

Baca Juga :  TNI AL tangkap Kapal TKI Ilegal dari Malaysia, temukan sabu

Salah satu komentar yang menukik jantung adalah, katanya partai wong cilik tapi kok keputusannya lebih mendengarkan bisikan-bisikan para pengurus PDIP dalam semua strata?

Ketidak puasan cukup mengental hingga ke semua penjuru mata angin. Sehingga satu-satunya alternatif sebagai pembuktian cinta kepada PDIP, yaitu tidak mendukung Caleg PDIP pada Pileg, dan baru mendukung Jokowi pada Pilpres 2014-2019.

Setidaknya itu yang termuntahkan hingga detik ini, entah bagaimana kondisinya ketika tinggal sedetik waktunya harus mencoblos di bilik TPS…? Walualammmmmmm!!

 

Penulis : Vincentcius Jeskial Boekan

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button