Home / Populer / Politik Indonesia masih transaksional

Politik Indonesia masih transaksional

Bagikan Halaman ini

Share Button

Publication1

 

Jakarta, Moral-politik.com : Wakil Direktur Pusat Kajian Indonesia (PUSAKA Indonesia), Paskalis Edi Keraf, menyebut politik yang dipraktekan saat ini, khususnya menjelang Pemilu 2014, dipenuhi dengan nuansa politik transaksional.

Alasan dia menuturkan demikian karena masyarakat cenderung diarahkan untuk memilih calon legislatif dan calon presiden tertentu dengan iming-iming sesuatu.

“Coba lihat saja pemilih kita. Prakteknya, yang bayar yang dipilih. Ini masalah serius, karena masyarakat tidak mendapatkan pendidikan politik yang benar,” kata Edi Keraf saat ditemui Moral-politik.com di Wisma ANTARA Jakarta Pusat, Rabu (19/02/2014), pada peluncuran bukunya mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso berjudul “Menggagas Indonesia Masa Depan”.

Menurut dia, ideolog Pancasila semakin bergeser menjadi ideologi pasar milik kapitalis.

Padahal, sambung dia, ideologi Pancasila menjunjung tinggi gotong royong dalam membangun bangsa, kerukunan antar elemen dalam semangat kekeluargaan serta silaturahmi. (Wildus)

Baca Juga :  Di Karawang terjadi bentrok Brimob dengan TNI

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button