2078071(1)

 

JAKARTA, MORAL-POLITIK.COM – Mahkamah Agung menjatuhkan pidana penjara selama empat tahun dan denda sebesar Rp200 juta kepada Agung Rujito, pelaku penjual tanah negara sehingga menyebabkan negara rugi RP 150.644.221.

Kepala Pusat Penerangan Humum Kejagung Setia Untung Arimuladi, menerangkan Agung dinilai lalai menjual tanah milik negara kepada Pembangunan Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Sukra Indra Mayu, Jawa Barat.

“Dia Jual tanah negara ke PLTU, sehingga negara rugi RP 150,644,221,” uacap Setia di Kejagung Jakarta, Kamis (27/02/2014).

Tidakk hanya itu, Agung juga diberikan pidana tambahan yakni harus menggantikan uang sebesar Rp1.303.548.107. Jika tidak membayar uang pengganti selama satu bulan, harta bendanya akan disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti. (wildus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 47 = 50