Home / Populer / Surya Paloh : Penyadapan Jokowi sebagai konsekuensi…

Surya Paloh : Penyadapan Jokowi sebagai konsekuensi…

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

 

KOMODO.MORAL-POLITIK.COM – Dugaan penyadapan yang dilakukan terhadap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi, menggelitik nurani Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh untuk angkat bicara.

Surya menilai, itu konsekuensi yang harus kita hadapi. “Mas Jokowi, Mbak Mega, harus siap dan selalu mempersiapkan diri,” katanya.

Penyadapan itu, kata Surya, karena persaingin tidak sehat. Kita berkompetisi dalam persaingan yang tidak sehat. Masyarakat juga tidak sehat. Itu konsekuensi logis,” kata Surya, saat ditemui seusai Apel Siaga Partai Nasdem di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (23/2/2014) malam.

Surya mengaku prihatin jika penyadapan itu memang dilakukan untuk kepentingan politik. Akan tetapi, menurutnya, hal ini menjadi konsekuensi dari pejabat publik.

Apakah ia juga khawatir jika ada pihak-pihak yang menyadapnya untuk kepentingan politik tertentu?

“Saya bukan penguasa, bukan aparatur negara, antisipasi apa? Doa saja kepada Tuhan yang Maha Esa. Kita juga kan tidak melakukan sesuatu yang menambah suasana menjadi keruh, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ujarnya, lansir Kompas.com.

Sebelumnya, Sekjen PDI-P Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa pihaknya menemukan tiga alat sadap di rumah dinas Jokowi, di Menteng, Jakarta Pusat. Alat sadap itu ditemukan di ruang tamu, ruang makan, dan kamar tidur Jokowi.

Awalnya, Tjaho mengatakan, tiga alat sadap itu ditemukan setelah PDI-P melakukan penggeledahan di rumah Jokowi. Namun, setelah dikonfirmasi, Tjahjo meralat perkataannya dan mengatakan jika informasi tentang tiga alat sadap itu ditemukan oleh tim pengawal Jokowi yang kemudian disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat PDI-P. (erny)

Baca Juga :  Hasil Riset: Rp227,5 Triliun 'Uang Haram' Beredar di Indonesia

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button