Home / Traditional Dress / Tokyo : Wanita mogok seks, protes Cagub baru rendahkan wanita

Tokyo : Wanita mogok seks, protes Cagub baru rendahkan wanita

Bagikan Halaman ini

Share Button

2

 

 

Moral-politik.com : Seiring dengan kemajuan zaman wanita dunia tidak canggung-canggung lagi menyatakan sikap politik dan dalam kaitannya dengan hak azasi manusia.

Seperti terjadi di negara Jepang, sekelompok wanita di Tokyo melakukan mogok seks untuk memprotes calon gubernur baru kota tersebut yang dinilai mendiskreditkan perempuan. Cagub ini pernah melontarkan komentar yang merendahkan derajat wanita.

Diberitakan Huffington Post, lansir Viva.co.id, Jumat 7 Februari 2014, para wanita ini menyatakan enggan melakukan hubungan seks dengan siapapun yang mencoblos cagub Yoichi Masuzoe. Aksi bernama “No Masuzoe” ini dilakukan menyusul komentar Masuzoe yang dikutip blog milik oposisi pekan lalu.

Dalam pernyataannya di sebuah artikel tahun 1989, mantan menteri kesehatan Jepang ini yang mengatakan bahwa wanita tidak cocok untuk politik nasional. Hal ini, kata Masuzoe, karena perempuan punya sikap yang aneh jika menstruasi.

Selain mengancam mogok seks, para wanita penentangnya juga melancarkan petisi dan menyebar poster yang mengatakan Masuzoe tidak layak duduk di kursi pemerintahan.

Ini bukan kali pertama Masuzoe berurusan dengan wanita. Sebelumnya dia berurusan dengan mantan istrinya soal tunjangan anak. Bahkan mantan istrinya ini salah satu yang vokal menentang eks-nya itu untuk jadi gubernur. Beruntung, Masuzoe mendapat dukungan presiden.

Sampai sejauh ini belum diketahu apa respons dari pemerintah setempat soal aksi protes wanita Tokyo tersebut. (erny)

Baca Juga :  Pesona Srikandi Dinas PU NTT (2)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button