Home / Populer / Abraham Samad dinilai membiarkan kasus rasuah di Maluku

Abraham Samad dinilai membiarkan kasus rasuah di Maluku

Bagikan Halaman ini

Share Button

6

 

JAKARTA, MORAL-POLITIK.COM – Mendiang Presiden Perdama Republik Indonesia Soekarno, mengungkapkan bahwa Indonesia Tanpa Maluku Bukan Indonesia.

Koordinator Aliansi Pemuda Mahasiswa Maluku Anti Korupsi (APMMAK) Abdul Karim, mengatakan  Soekarno pernah mengeluarkan statement  yang mengunggah hati rakyat Maluku bahwa “Indonesia Tanpa Maluku Bukan Indonesia”.

Tetapi berjalan dengan seiring waktu para pejabat negeri ini melupakan ungkapan Founding Fathers itu. Ihwal itu dapat tergambar dalam benak Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Abraham Samad dan seluruh  kroninya dimana dengan sengaja terus membiarkan kasus rasuah marak terjadi di tanah Maluku.

“Abraham Samad tidak mengerti mengenai makna yang diungkapkan Soekarno tentang sejatinya Tanah Maluku dalam proses terjadinya bangsa Indonesia, sehingga dia membiarkan Maluku diobrak abrik oleh perakus yang tak bermoral,” kata Abdul di Jakarta, Kamis (27/3/2014).

Menurut Abdul, sebagai bagian dari lapisan wilayah Indonesia, Maluku menghendaki lembaga penegak hukum yakni KPK turut memperhatikan nasib kekayaan tanah Maluku yang sedang digerogoti oleh segelintir pejabat golongan hitam untuk memenuhi kepentingan pribadi mereka.

Abdul menambahkan, seluruh masyarakat Maluku mengaku kecewa dengan kinerja Abraham Samad yang tidak kunjung menugaskan tim investigasi untuk membongkar kasus korupsi dan menyelidiki rekening gendut para pejabat pemerintahan Maluku.

“Kami merasakan kecewa kepada KPK karena tidak tanggap membentuk Tim Investigasi mengenai kasus korupsi di Maluku, dan mendesaka PPATK untuk memngusut rekening gendut para pejabat Maluku,” tegas Abdul. (Wildus)

Baca Juga :  Menuju Pilkada Samosir 9 Desember 2015

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button