Home / Populer / Ahok akan tes ulang PNS agar penempatan sesuai kecakapan

Ahok akan tes ulang PNS agar penempatan sesuai kecakapan

Bagikan Halaman ini

Share Button

6

 

JAKARTA, MORAL-POLITIK.COM – Berbagai gebrakan yang dilakukan oleh gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi, dan wakil gubernur Basuki Tjahaja Kusuma alias Ahok, bukan sekedar ingin menunjukkan sosok sebagai pemimpin yang memahami pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat. Tapi menjadikan Jakarta sebagai model yang patut digugu dan ditiru para kepala daerah di bumi Nusantara ini.

Dalam perjalanan waktu setahun beberapa bulan ini, Jokowi-Ahok ingin adanya kemajuan yang lebih signifikan lagi. Salah satu motor penggerak kemajuan atau perubahan adalah penempatan pejabat dalam jabatan-jabatan struktural yang sesuai dengan kecakapan, dan memiliki moralitas yang mumpuni.

Dalam pernyataan kepada wartawan, Ahok menuturkan bahwa dirinya terus berusaha mencari bawahan yang memiliki kinerja yang bagus. Untuk itu, Ahok mewacanakan akan melakukan tes ulang penempatan untuk PNS eselon III dan IV.

“Jadi semua golongan PNS seluruh DKI yang berpotensi mengisi posisi sebagai pejabat eselon III dan IV, dari III-C sampai IV-A, mau kita tes ulang. Dan itu tidak terbatas,” kata Wakil Gubernur DKI, Basuki T Purnama di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Kamis (13/3/2014).

Tes yang akan dilakukan ini terbuka untuk pejabat yang ingin pindah tempat. Asalkan memiliki kapasitas dan lolos tes maka ia bisa saja pindah bagian atau bahkan naik jabatan.

1

“Misalnya Anda dari dinas taman tapi anda seorang akuntan. Begitu dites, Anda itu kemampuannya, kejujurannya, empatinya ada, mungkin Anda bisa jadi kepala seksi di dinas pelayanan pajak. Sehingga nanti banyak PNS yang muda-muda yang jujur, mau bekerja di bidang ini,” tandas politisi Partai Gerindra ini.

Mimpi Ahok dengan tes ini memunculkan pejabat-pejabat muda yang potensial. Dengan tes ini, ia mencontohkan, banyaknya PNS yang keilmuannya terkadang tak sesuai dengan penempatannya.

Baca Juga :  Perihal isu Pertemuan Abraham Samad dengan Petinggi PDI-P, ini kata KPK

“Kamu insinyur sipil tapi di pemadam kebakaran, cuma jadi penghias, cuma untuk mempercantik. Padahal, punya kemampuan jadi kepala seksi di PU. PU butuh tenaga, kenapa tidak dia saja yang dpindahkan,” pungkasnya. (wildus)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button