117

MORAL-POLITIK.COM – Wanita yang berprofesi sebagai Hakim di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya Puji Rahayu akhirnya harus dipecat dari profesinya itu.

Adapun fakta-fakta yang dituduhkan kepadanya adalah melakukan perselingkuhannya dengan Wakil Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banjarmasin Jumanto.

“Memutuskan, menjatuhkan hukuman disiplin berat terlapor berupa pemberhentian tetap degan hak pensiun,” kata ketua Majelis Kehormatan Hakim (MKH) Timur Manurung dalam persidangan etik di Mahkamah Agung (MA), Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2014).

Hakim Puji tidak bisa mengelak dari isi SMS mesranya dengan hakim Jumanto yang ketahuan oleh istri hakim Jumanto. Dia juga tak bisa membantah foto berpelukan dengan Jumanto itu.

“Menyatakan hakim terlapor terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan perilaku hakim,” kata Timur yang juga hakim agung itu. (wil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 5 = 10