Home / Populer / Bara JP fokus tekan PDIP umumkan Jokowi Capres sebelum 9 April

Bara JP fokus tekan PDIP umumkan Jokowi Capres sebelum 9 April

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

JAKARTA, MORAL-POLITIK.COM – Barisan Relawan Joko Widodo Presiden (Bara JP) tetap fokus menekan PDIP agar mengumumkan nama Jokowi sebagai capres 2014-2019 sebelum pileg 9 April.

Ketua Bara JP Bogor, Jawa Barat, Raden Suroh, menegaskan apapun hambatanya Bara JP tetap akan melakukan penekanan terhadap partai berlambang Banteng, agar mengumumkan Jokowi sebagai capres sebelum pileg.

“Bara JP akan terus berjuang menekan PDIP agar umumkan nama Jokowi sebagai capres sebelum 9 April,” tegas Raden di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/3/2014).

Raden mengatakan, seluruh Bara JP baik di dalam negeri maupun luar negeri menyesalkan sikap PDIP yang sampai hari ini belum memberikan lampu hijau terkait pencalonan Jokowi.

“Seluruh Bara JP menyayangkan sikap PDIP yang sampai hari ini belum memberikan keputusan terkait pencalonan Jokowi,” kata Raden.

Namun menurut Raden, wacana tersebut tidak akan memadamkan semangat Bara JP untuk melakukan penekanan, sebab menurutnya semakin tidak di tanggapi oleh PDIP maka akan semakin gigih anggota Bara JP bergrilya (menekan).

Saat ditanya tentang pendapat Bara JP terkait perjanjian Batu Tulis antara PDIP dan Gerindra karena salah satu isinya berpengaruh terhadap rencana pencalonan Jokowi, Raden mengatakan Bara JP tidak punya kapasitas untuk menjawab tentang hal tersebut. Sebab, menurutnya Bara JP merupakan lembaga independen yang tidak mewakili suatu partai apapun dan tugas Bara JP hanya fokus terhadap pergerakan pencalonan Jokowi.

“Bara JP tidak punya kapasitas untuk membahas hal tersebut, dan Bara JP hanya fokus mencalonkan presiden,” tukas dia.

Saat dikonfirmasi tentang bagaimana sikap masyarakat Bogor soal wacana pencapresan Jokowi, Raden mengatakan, jika hampir seluruh masyarakat Bogor antusias. Sebab ihwal tersebut dapat diketahui saat 2000 masyarakat Bogor mengapresiasikan deklarasi Bara JP Bogor di Tugu Kujan dan Lapangan Sempur Bogor beberapa waktu lalu. (Wildus)

Baca Juga :  CEO Grup Lippo James Riyadi beri contoh ikut "Tax Amnesty", apa saja?

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button