Home / Populer / Demonstran Pro-Moskow berhasil menduduki gedung pemerintahan…

Demonstran Pro-Moskow berhasil menduduki gedung pemerintahan…

Bagikan Halaman ini

Share Button

3foto: detik.com

 

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Pro dan contra terhadap pemerintahan Ukraina terus berlangsung. Situasi ini diperkirakan hanya akan semakin memperburuk situasi politik serta keamanan di negara setempat.

Puluhan orang demonstran pro-Moskow berhasil merebut dan menduduki gedung pusat pemerintahan di kota Donetsk, Ukraina. Mereka ini juga mengibarkan bendera Rusia di atap gedung tersebut, hanya beberapa jam setelah otoritas Ukraina memasang bendera mereka di lokasi yang sama.

Semenjak intervensi Rusia dilakukan, ratusan demonstran pro-Moskow berkumpul di sejumlah kota di Ukraina. Namun mereka menghadapi demonstran lain yang menyatakan dukungan bagi pemerintahan Ukraina yang baru. Dikhawatirkan bentrokan antara kedua kelompok demonstran itu akan terjadi.

Seperti dilansir NDTV.com, Kamis (6/3/2014), sebanyak 5 ribu demonstran pendukung pemerintah baru Ukraina melakukan aksinya di alun-alun pusat kota Donestsk. Mereka meneriakkan slogan-slogan seperti, “Putin Turun! Donetsk adalah Ukraina!”

Kepolisian setempat menjaga aksi ini sembari menjauhkan mereka dari demonstran pro-Moskow yang berjumlah sekitar 1.000 orang. yang juga beraksi di kawasan yang sama. Demonstran pro-Moskow ini terus meneriakkan “Rusia! Rusia!”

Keberadaan sejumlah besar demonstran pendukung pemerintah yang baru berkembang di ibukota Kiev ini, merupakan perkembangan terbaru di kota Donetsk yang merupakan kampung halaman presiden terguling Ukraina, Viktor Yanukovich. Sebagian besar warga yang tinggal di Donetsk berkomunikasi dengan bahasa Rusia dan banyak yang curiga dengan pemerintahan di Kiev.

Demonstran pro-Moskow telah berkumpul di salah satu gedung pemerintahan setempat sejak Senin (3/3). Kepolisian Ukraina membujuk mereka untuk keluar pada Rabu (6/3) setelah diumumkan ada ancaman bom di dalam gedung tersebut. Setelah demonstran pergi, otoritas Ukraina memasang bendera Ukraina di gedung tersebut.

Namun tak butuh waktu lama, lansir detik.com, bendera tersebut dicabut dan digantikan oleh bendera Rusia. “Kami bertekad untuk mendirikan kekuasaan rakyat kami di wilayah Donetsk. Dan kami tidak akan mundur. Kami mendapat dukungan yang sangat besar,” ucap pemimpin demonstran, Pavel Gubarev.

Baca Juga :  Soal Kebijakan Dinas PU NTT, Ini Kata Andre Koreh (5)

Gubarev merupakan pengusaha lokal yang menyebut dirinya sebagai ‘gubernur rakyat’ dan meminta agar setiap aparat keamanan di wilayah Donetsk mematuhi perintahnya.

Kota Donetsk menjadi lokasi unjuk rasa pendukung Rusia paling besar dalam serangkaian demo yang terjadi di wilayah selatan dan timur Ukraina. Unjuk rasa semakin meluas terutama setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan hak Rusia untuk melakukan intervensi di Ukraina. (linda)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button