Home / Populer / DPR menilai artis saja KPK panggil, apalagi Boediono…

DPR menilai artis saja KPK panggil, apalagi Boediono…

Bagikan Halaman ini

Share Button

8boediono

 

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Silang pendapat soal boleh tidak Wakil Presiden Boediono dipanggil oleh DPR seolah-olah menjadi sebuah pendidikan politik bagi masyarakat Indonesia, dan bisa jadi sebagai sebuah suguhan politik dan hukum bagi masyarakat internasional di era globalisasi ini.

Kendati prinsip hukum sudah jelas bahwa setiap Warga Negara Indonesia (WNI) memiliki kedudukan yang sama di depan hukum, namun belumlah merupakan harga mati. Oleh sebab itu DPR beranggapan bahwa sSeorang artis, ketika diminta menjadi saksi dalam persidangan patut datang. Karena itulah, persidangan Tipikor diminta tidak perlu ragu memanggil mantan Gubernur Bank Indonesia yang kini menjabat sebagai wakil presiden, Boediono.

“Ada persamaan manusia di hadapan hukum. Kalau Pak Boediono disebut (dalam dakwaan), artis disebut saja dipanggil, masa Pak Boediono enggak dipanggil,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR Al Muzammil Yusuf di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (7/3).

Seperti diketahui, lansir beritasatu.com, jaksa penuntut umum (JPU) pengadilan Tipikor mengungkapkan, berdasarkan azas equality before the law, adalah kewajiban untuk menghadirkan saksi-saksi dalam sidang.

Dengan demikian, JPU berpeluang menghadirkan Boediono dalam kasus dugaan korupsi terkait pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Dalam surat dakwaan tersangka kasus itu yakni Budi Mulya, nama Boediono memang disebut 65 kali. (linda)

Baca Juga :  Lagi-lagi FAIT tantang KPU debat, masyarakat jurinya

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button