17ilustrasi

 

 

JAKARTA, MORAL-POLITIK.COM – Tokoh pencetus Pro Joko Widodo (Projo) Fahmi Habcyi, menanggapi puisi yang bernuansa kritik oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon mengenai pencapresan Jokowi dengan sebuah puisi berjudul ‘Pemimpin Tanpa Kuda’

“Dalam perjalanan pulang, saya berhenti ngaso (istirahat) lewat Cibodas dan mengingatkan saya tempat Bung Karno berisitirahat. Saya terinspirasi untuk membuat puisi ini,” ujar Fahmi kepada para wartawan di Jakarta.

Menurutnya, puisi tersebut nerupakan gambaran seorang pemimpin yang dibutuhkan oleh rakyat Indonesia dimasa sekarang. Lantaran seperti yang telah dilakukan oleh mendiang Bung Karno. Dimana mantan presiden pertama RI itu telah lebih awal mencontohkan blusukan di daerah Bandung, Kidul puluhan tahun lalu, dan menemukan petani bernama Marhaen menjadi inspirasi gerakan Marhaenisme Indonesia.

Berikut Puisi Fahmi:

‘Pemimpin Tanpa Kuda’

Masa kompeni telah berlalu lama

Tak ada jarak rakyat dan centeng

Masa perang telah berganti damai

Tak ada jarak prajurit dan panglima

Masa gagah-gagahan telah tak laku

Tak ada jarak manusia dan manusia

Kejantanan telah berubah

Tak ada amarah dipunggung kuda

Bung Karno blusuk Cipagalo beralas nestapa Temukan Marhaen tanpa asa

Pemimpin tak perlu kuda Rakyat tak suka gaya Cukup Tuhan punya kuasa
(Wildus)

Baca Juga :  Ini pengakuan Gusti sebagai anak yang tak diakui Farhat Abbas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here