Home / Populer / Kabupaten Kupang : Banyak pelanggaran pemasangan APK

Kabupaten Kupang : Banyak pelanggaran pemasangan APK

Bagikan Halaman ini

Share Button

1ilustrasi di kota kupang

 

 

KUPANG, MORAL-POLITIK.COM – Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTT Jemris Fointuna, menuturkan bahwa berdasarkan laporan dari panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kupang, ditemukan banyak pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye oleh calon legislatif maupun partai politik (Parpol) peserta pemilu tahun 2014.

“Pelanggaran pemasangan APK paling banyak dilakukan oleh para caleg. Umumnya APK milik para caleg dipasang tidak sesuai dengan apa yang telah ditetapkan dalam aturan KPU,” kata Jemris Fointuna kepada Moral-politik.com, Senin (17/03/2014).

Ia mengatakan, caleg dan parpol mematuhi Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 Tahun 2013. Aturan tersebut mengatur secara jelas tatacara pemasangan alat peraga kampanye caleg maupun parpol. Di antaranya aturan pemasangan baliho hanya bagi parpol, sedangkan caleg hanya diperkenankan memasang spanduk.

“Baliho itu bukan untuk caleg, jadi caleg jangan pasang baliho apalagi pemasangannya melanggar zona sosialisasi,” tegasnya.

Ia mengatakan, mayoritas Pemda tidak tegas dalam menertibkan alat peraga kampanye Pemilu 2014. Padahal dalam PKPU Nomor 15 Tahun 2013 telah jelas adanya pembatasan dan larangan tentang pemasangan atribut di beberapa tempat.

Ia menambahkan, pihak Panwaslu Kabupaten telah berkoordinasi dengan pihak bawaslu NTT untuk melakukan penertiban APK di Kabupaten Kupang. (nyongki)

Baca Juga :  Megawati dukung Ahok, Permadi: tak sejalan kehendak rakyat bawah

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button