5ilustrasi

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan siap diaudit lembaga pengawas pemilu karena melakukan pengumpulan dana kampanye.

Pernyataan itu sebagai sikap membenarkan telah mengumpulkan uang saweran dari para pengusaha beberapa waktu lalu.

“Ya, kan wajar dong kita kumpulkan. Dana partai kita ada dan terbatas. Kita ada gelar gotong royong. Para pengusaha itu bagian dari simpatisan,” kata Sekretaris Jenderal PDI-P, Tjahjo Kumolo di Semarang, Kamis (27/3/2014).

Meski diminta saweran, kata Tjahjo, tidak berarti para pengusaha diminta mematuhi aturan yang ada dalam aturan sumbangan dana kampanye. Pengusaha yang dikumpulkan, kata dia, adalah pengusaha kelas menengah.

“Kami butuh dana, perorangan sekian perusahaan sekian, tapi kan ini ada aturannya dan ini nomor rekening partai. Kami pun terbuka dan sangat siap untuk diaudit Komisi Pemilihan Umum, Bawaslu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) maupun Komisi Pemberantasan Korupsi,” tambahnya, lansir Kompas.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

8 + 1 =