Home / Populer / Sering didatangi preman, saksi kunci Akil Moctar cabut BAP

Sering didatangi preman, saksi kunci Akil Moctar cabut BAP

Bagikan Halaman ini

Share Button

434

JAKARTA, MORAL-POLITIK.COM – Saksi kunci kasus korupsi mantan Ketua Mahkamah Kontitusi Akil Mochtar,  mencabut seluruh Bukti Pemeriksaan Acara (BAP) karena sering diteror preman.

Muchtar Effendi mengaku, akan mencabut seluruh Bukti Pemeriksaan Acara (BAP). Lantaran sering diteror oleh preman. Penarikan hal itu dilakukan demi keamanan dirinya, keluarga, dan kelangsungan perusahaannya.

“Saya diteror sebelum diperiksa KPK hingga saat ini. Beberapa kali preman datang, untung ada ajudan saya,” . Semua saya lakukan untuk kebaikan keluarga dan usaha saya,” ujar Muchtar di Jakarta, Selasa (25/3/2014).

Muchtar sebelumnya disebut-sebut berperan sebagai gate keeper, atau pengendali jaringan dari sejumlah dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU yang dilakukan Akil Mochtar terkait penanganan perkara di MK.

Selain itu, ia juga disebut sebagai operator makelar pilkada di MK saat Akil Mochtar masih menjabat Ketua di mahkamah tersebut. Muchtar juga dikenal sebagai orang kepercayaan Akil Mochtar untuk melobi peserta pilkada di Kabupaten Banyuasin. Meski berulangkali ia menampik tuduhan tersebut, sejumlah barang bukti terutama sejumlah mobil dan kendaraan disita KPK dari tangannya. Ia juga dituding menjadi bagian dari pelaku pencucian uang Akil Mochtar.

Sebelumnya dalam sidang yang sama, juga terungkap Muchtar diketahui memiliki rekening yang jumlahnya miliaran di Bank Perwakilan Daerah Kalimantan Barat (BPD Kalbar). Penyetoran uang itu menurutnya, dilakukan sejak 20 Mei 2013 silam, dimana ia mulai membuka rekening pada 10 Mei 2013. Bahkan, Muchtar diketahui juga pernah menyetorkan uang senilai Rp4 miliar.

Uang itu merupakan uang yang sebelumnya dititipkan Muchtar berjumlah Rp12 miliar dan uang dalam bentuk dolar Amerika Serikat yang jika dikonversi menjadi rupiah jumlahnya sekitar Rp3 miliar. (Wildus)

Baca Juga :  Megawati tiba di NTT disambut dengan Tarian Sumba

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button