Home / Populer / Tentara Kuwait menangkap pria Iran yang mengaku sebagai nabi

Tentara Kuwait menangkap pria Iran yang mengaku sebagai nabi

Bagikan Halaman ini

Share Button

12

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Tentara Kuwait terpaksa menahan seorang pria Iran karena dalam bahasanya yang tidak bisa dimnegerti mengakui bahwa dirinya seorang Nabi yang dinanti-nanti. Peristiwa penahanan ini terjadi di
di dekat sebuah pangkalan udara kemarin malam.

Pria yang tidak diketahui identitasnya itu ditahan di pangkalan udara Ali Al Salim, setelah dia tertangkap kamera keamanan sedang berjalan-jalan dengan santai di luar pangkalan sebelum tengah malam, seperti dilansir situs emirates247.com, Kamis (6/3).

Ketika mereka bertanya kepada pria itu apa yang dia lakukan di sana, lelaki itu menjawab dalam bahasa campuran Arab dan Persia.

“Mereka (tentara) hanya dapat mengerti bahwa dia mengklaim sebagai nabi yang ditunggu-tunggu,” tulis koran asal Kuwait berbahasa Arab, Al Anba.

Dikatakan bahwa tentara membawa pria berusia 22 tahun itu ke kantor polisi, lansir merdeka.com, di mana petugas kemudian memutuskan untuk mengirim dia ke rumah sakit untuk pemeriksaan kejiwaan.

Pada Februari tahun lalu polisi Saudi menangkap seorang lelaki Arab tidak disebutkan namanya. Dia harus merasakan dinginnya sel tahanan setelah mengklaim sebagai nabi di depan jamaah sedang melakukan salat.

Kejadian itu berlangsung saat ratusan orang baru saja menyelesaikan salat di Masjid Umar bin Al Khattab di Kota Nuairiya. Ketika itu, dia langsung menaiki mimbar dan mengambil pengeras suara.

“Saya adalah nabi diutus Tuhan kepada kalian semua,” teriak pria itu, seperti dikutip surat kabar Alyoum.

Alyoum menulis, para jamaah yang mendengar ucapan dia kaget dan langsung menangkap pria itu. Mereka juga mematikan pengeras suara masjid.

Para jamaah yang marah kemudian menelepon polisi. Lelaki itu akhirnya ditahan. (erny)

Baca Juga :  Data 88%, Prabowo-Hatta 47,93% dan Jokowi-JK 52,06%

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button