Home / Populer / Yewangoe : Pejabat gereja haus kekuasaan, lupa semangat melayani

Yewangoe : Pejabat gereja haus kekuasaan, lupa semangat melayani

Bagikan Halaman ini

Share Button

3

 

MORAL-POLITIK.COM – Melemahnya semangat pelayanan bukan saja terjadii di kalangan pemerintahan. Gereja pun mengalami hal tersebut. Situasi ini mengundang reaksi dari Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Andreas Anangguru Yewangoe.

Yewangoe mengkritisi pejabat gereja yang haus kekuasaan. Menurutnya, pejabat gereja sudah melupakan semangat melayani jemaat.

“Gereja gagap dari kekuasaan. Pejabat-pejabat gereja berlomba bukan untuk melayani tapi untuk berkuasa. Para pejabat gereja masa kini justru mau dilayani bukan melayani,” kata Andreas dalam sambutannya pada Sidang Majelis Sinode ke-77, Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), di Auditorium Bukit Inspirasi, Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), Senin (24/3).

“Hakekat gereja adalah gereja yang melayani bukan yang berkuasa. Justru roh pelayanan itu, nyaris hilang dari gereja masa kini. Nyaris hilang, mungkin masih ada,” ujar Andreas.

Dia berharap pejabat GMIM yang terpilih dalam sidang nanti, benar-benar melayani. “Pilihlah mereka yang sungguh-sungguh melayani bukan mencari nafsu kekuasaan,” tegasnya.

Dia juga berharap orang Kristen dapat mensukseskan pelaksanaan pemilu 2014. “Orang Kristen adalah bagian integral bangsa ini, maka harus ikut bertanggungjawab sukseskan pemilu,” harapnya.

Sidang Majelis Sinode, lansir Beritasatu.com, berlangsung 24-28 Maret 2014 dengan mengangkat tema “Tuhan Mengangkat Kita dari Samudera Raya”. Sidang juga dihadiri sejumlah tokoh di antaranya Menteri Agama Suryadharma Ali, Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang, Wakil Gubernur Djauhari Kansil dan Ketua DPRD Sulut Meiva Salindeho-Lintang. (erny)

Baca Juga :  PPP akui ingin kuasasi dunia, kuasai pers

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button