Home / Kaukus / Karel Susatyo : Jokowi gagal bangun komunikasi politik

Karel Susatyo : Jokowi gagal bangun komunikasi politik

Bagikan Halaman ini

Share Button

214Karel Susatyo

 

 
JAKARTA, MORAL-POLITIK.COM – Koalisi PDIP dan Partai Nasional Demokrat (NasDem), membuktikan bahwa calon presiden Joko Widodo (Jokowi) gagal membangun komunikasi politik.

Hal tersebut diungkapkan pengamat politik dari POINT Indonesia, Karel Susatyo kepada Wartawan di Jakarta, Kamis (24/4/2014).
.
Karel mengatakan, kegagalan tersebut dapat ditinjau dari intensnya Jokowi menemui para pimpinan partai politik (parpol), dibandingkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Jokowi gagal melampaui hambatan psikologis dalam membangun komunikasi politik yang lebih luas untuk berkoalisi,” kata Karel.

Menurutnya, ihwal itu dapat berdampak pada pemerintahan kedepan, jika Jokowi dipercaya menjadi pemimpin di negeri ini.

Dia mencontohkan bagaimana pemerintahan SBY-JK pada 2004 silam, yang sempat kedodoran dalam menjalankan roda pemerintahan di awal kepemimpinannya. Padahal saat itu, kurang lebih 75% legislatif yang berasal dari partai pendukung, duduk di pemerintahan.

“Saat itu SBY punya 75% kekuatan di parlemen, tapi masih aja kedodoran. Mereka sempat babak belur di awal kan?” ungkap Karel.

Dia menambahkan, nasib yang lebih buruk akan dialami PDIP dan Jokowi di pemerintahan kedepan jika hanya berkoalisi dengan NasDem. Karena menurutnya, aksi konsesi politik merupakan dasar komunikasi politik dalam koalisi pemerintahan.

“Sekarang PDIP cuma bersama NasDem, terus gimana nasib pemerintahan?” tandasnya. (Wildus)

Baca Juga :  Mulyana sudah sering dikejar-kejar Intel Orde Baru (2)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button