Home / Kaukus / PDIP beri predikat buruk bagi KPU

PDIP beri predikat buruk bagi KPU

Bagikan Halaman ini

Share Button

yasonaFoto : Yasonna Laoly

 

 

 

JAKARTA, MORAL-POLITIK.COM – Pasca pengumuman hasil rekapitulasi pemilu legislatif (Pileg) Komisi Pemilihan Umum (KPU), menuai penilain negatif dari berbagai kalangan.

Politisi PDI-Perjuangan yang juga Anggota DPR RI Yasonna Laoly, mengatakan lembaga penyelenggara pemilu tidak mampu memenuhi standarlisasai aturan pemilu yang telah ditentukan. Sehingga pemilu tahun ini mendapat predikat terburuk dari sebelumnya.

“Saya merancang Undang-Undang Pemilu No 8 Tahun 2012 berharap pemilu lebih baik ternyata lebih buruk,” katanya, di Jakarta, Sabtu (10/5/2014).

Menurutnya, keterlambatan rekapitulasi, tertukarnya surat suara, dan penggelembungan surat suara oleh petugas penyelenggara pemilu menjadi embrio lemahnya KPU dalam mengawal proses pemilu.

Untuk itu, lanjut dia, parpol yang merasa dirugikan secara otomatis akan membawa ihwal tersebut ke  ranah hukum.

“Nanti MK akan dibanjiri gugatan melebihi gugatan pemilu sebelumnya,” tandasnya.

Dia menambahkan, indikasi kejanggalan dalam pemilu yang ditemukan di lapangan hanyalah fenomena gunung es. Titik rawan lainnya masih tersimpan rapih oleh pihak yang memiliki otoritas.

Kondisi itu memang sulit didobrak. Kecuali menempatkan figur yang memiliki integritas tinggi dan termotifasi untuk melayani rakyat di dalam lembaga penyelenggara pemilu. (Wildus)

Baca Juga :  Nelson Mandela dan cita-cita demokrasi (2)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button