Home / Populer / Penganiayaan Wartawan oleh oknum PDIP Manggarai, ini kutukannya

Penganiayaan Wartawan oleh oknum PDIP Manggarai, ini kutukannya

Bagikan Halaman ini

Share Button

 

ketua-awam-Jo-Kenaru

 

MANGGARAI-MORAL-POLITIK.com. Ketua Umum Aliansi Wartawan Manggarai (AWAM) Jo Mariono Kenaru, mengaku kesal dan akan mengutuk keras pelaku kekerasan terhadap wartawan media online saat meliput eksekusi terdakwa kasus politik uang, Gregorius Gaguk (GG), oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Ruteng, Rabu, kemarin (11/6).

“Penganiayaan yang dilakukan oleh pengawal pribadi politisi lokal terhadap wartawan yang meliput eksekusi, merupakan perbuatan penghinaan  terhadap profesi jurnalis dan juga membatasi hak-hak rakyat secara umum. Saya mewakili teman-teman wartawan di Manggarai mengutuk keras aksi yang tidak manusiawi ini,” ujar Ketua AWAM Jo Mariono Kenaru, Kamis  (12/6) pagi.

Dia menjelaskan, selain penghinaan  terhadap profesi jurnalis, oknum yang melakukan pelarangan peliputan ini juga termasuk menghambat dan melanggar hak-hak rakyat akan kemerdekaan dan keperluan informasi.

Menurutnya, yang dirugikan terhadap tindakan anak buah Ketua DPC PDI Perjuangan Manggarai tersebut bukan hanya wartawan dan rakyat secara umum tetapi juga merugikan kepentingan Partai politiknya.

“Mulai dari Ketua Umum PDI Perjuangan pusat sampai ke pengurus partai tingkat bawah, mereka juga perlu berita dan informasi dari wartawan,” jelasnya.

Sesuai dengan aturannya, jelas wartawan TV One ini, pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia.

Kemudian dalam aturan tersebut, jelasnya lagi, fungsi hak kewajiban dan peran Pers, kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berazaskan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum.

Bahwa kemerdekaan pers merupakan salah satu wujud kedaulatan rakyat dan menjadi unsur yang sangat penting untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang demokratis, sehingga kemerdekaan mengeluarkan pikiran dan pendapat sebagaimana tercantum dalam Pasal 28 UUD 1945 harus dijamin.

Baca Juga :  Perhatikan ini sebelum sexting dengan pasanganmu

Oleh karena itu, harap Jo Kenaru, meminta kepada Polisi untuk secepatnya menetapkan tersangka. Selain kasus ditangani Polisi, nantinya kita meminta diusut melalui Dewan Pers Nasional dan Komisi Hak hak Azasi Manusia sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Diberitakan media ini sebelumnya wartawan melaporkan tindakan kekerasan terhadap  wartawan kepada pihak Kepolisian Resort (Polres) Manggarai.
(Satria)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button