Home / Populer / 45 KK Miskin di Kota Kupang dapat Bantuan Renovasi Rumah

45 KK Miskin di Kota Kupang dapat Bantuan Renovasi Rumah

Bagikan Halaman ini

Share Button

dr-Hermanus-Man-by-Mich-GromangFoto : Hermanus Man

KOTA KUPANG, MORAL-POLITIK.com. Sebanyak 45 Kepala Keluarga Miskin di 10 kelurahan di Kota Kupang, mendapat bantuan renovasi rumah. Bantuan itu merupakan bantuan dari  Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) NTT.

Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man saat membuka sosialisasi program pemugaran perumahan dan lingkungan desa terpadu (P2LDT) di aula Garuda, Balai Kota Kupang, Jumat (18/7) mengatakan, bantuan perbaikan rumah warga merupakan upaya Pemprov NTT meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terhadap bantuan itu, harus disyukuri dan bentuk syukur harus diwujudkan dengan menyelesaikan perbaikan tepat waktu sesuai waktu yang diberikan yakni 90 hari.

Untuk itu, katanya, setiap kelurahan wajib membentuk kelompok dan menunjuk satu orang ketua. Harus pula membuka rekening, karena nantinya dana rehabilitas langsung ditransfer ke rekening masing-masing kelompok.  Lurah dan camat harus memperhatikan kelompok agar dalam pengambilan dana harus pula diketahui dan ditandatangani dua orang serta sepengetahuan lurah dan camat.

Kelompok juga harus kuat, dan kompak, bekerja sama menyelesaikan rumah, karena tidak ada orang konsultan.

“Bahan non lokal seperti semen, seng, paku, dan engsel dibeli tapi batu pasir ada di Kupang jadi usaha sendiri. Harus mengerti betul kebersamaan jadi uang itu tidak untuk bayar tutang,” katanya.

Dia mengatakan, dana bantuan itu nanti harus dipertanggungjawabkan disertai bukti. Camat dan lurah serta pendamping dari provinsi harus mendampingi agar kelompok bisa membuat rencana anggaran biaya.

Ia juga meminta agar pelaksanaannya diawasi, agar setiap rumah yang mau dibangun harus ada bukti tanah. “Saya tdk mau bapak ibu sengsara.

“Harus ada sertifikat dan bukti PBB, saya tidak mau setelah kerja habis orang datang bilang mereka punya tanah dan suruh keluar. Jadi lurah periksa keabsahan kepemilikan tanah,” tegasnya.

Baca Juga :  Alasan sakit, sidang terhadap Daniel Adoe ditunda

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Kupang Felisberto Amaral mengatakan, bantuan program P2LDT merupakan bantuan Pemprov melalui BPMD NTT yang difasilitasi BPM Kota Kupang.

Bantuan, lanjutnya diberikan kepada kepala keluarga (KK) miskin di sembilan kelurahan, yakni Kelurahan Nunhila, Mantasi, Bakunase, Naimata, Maulafa Kelapa Lima, Oebufu, Airmata dan Kelurahan Solor.

Setiap KK miskin mendapatkan bantuan Rp 10 juta. Total dana untuk renovasi 45 rumah sebesar Rp 450 juta. Program tersebut, lanjutnya merupakan upaya untuk meningkatkan rumah tak layak huni dan tak memenuhi syarat kesehatan menjadi rumah layak huni dan memenuhi syarat kesehatan. Pemkot melalui BPM melakukan survei dan dilapor ke Pemprov dan dibuat SK oleh Wali Kota.

Dalam pelaksanaan pemugaran, dilaksanakan secara gotong royong dansetiap kelurahan membentuk kelompok untuk selesikan pemugaran dalam waktu tiga bulan. (Nyongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button