Home / Populer / Barang kadarluasa hasil operasi pada Bulan Puasa akan dimusnahkan

Barang kadarluasa hasil operasi pada Bulan Puasa akan dimusnahkan

Bagikan Halaman ini

Share Button

barangFoto : Ilustrasi

 

 

 

KOTA KUPANG, MORAL-POLITIK.com. Sejumlah produk makanan dan minuman kadaluarsa yang ditemukan dari sejumlah pedagang di Kota Kupang, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh Tim Pengawasan Produk Kadaluarsa yang terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Kota Kupang bersama Balai Pengawasan Obat  dan Makanan ( BPOM) NTT, serta Dinas Kesehatan dan Satpol PP, yang melakukan operasi dalam Bulan Ramadhan selama tiga hari, akan dimusnahkan.

“Barang hasil operasi yang dilakukan oleh  tim yang tergabung dimaksud, siap dimusnakan pada Jumat  (18/7/2014) di BPOM,” kata Kepala Bidang, perlindungan konsumen Disprindag Kota Kupang, Yesaya Taibenu kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (16/7).

Menurutnya, hasil operasi makanan dan minuman yang diamankan adalah makanan dan minuman ini dilakukan oleh empat tim yakni tim pertama yang melakukan operasi  barang kadaluarsa di toko dan Kios yang terletak di jalan Sudirman, Soeharto, Urip Sumirharjo, Ahmad Yani, Pasar Impres dan Strat A Oeba,  Sumba, Mutis, jalan Siliwangi dan beberapa tempat lainnya.

“Makanan dan minuman kadarluasa yang hasil diamankan  paling banyak yang berada di kios dibandingkan supermarket. Hal ini di sebabkan tingkat pengawasan dari pemilik kios yang kurang,” katanya.

Ia mengatakan, makanan dan minuman yang berhasil diamankan  dalam operasi tersebut ada sekitar 53 jenis produk atau merek yang terdiri dari berbagai Jenis Mie Instan, Snack dengan beberapa mereka merek. Sedangkan untuk produk minuman terdapat minuman merek, Coca Cola, Big Cola,  Kopi Instant dari berbagai merek, dan minuman susu instant dari berbagai merek.

Ia menambahkan, makanan dan minuman yang berhasil diamankan ini, untuk sementara belum direkap secara detail dari hasil operasi yang dilakukan empat tim, karena saat tim dari Disprindag Kota sementara mengikuti kegiatan operasi pasar yang dilakukan oleh Balai POM, Dinkes dan Disperindag Provinsi NTT.

Baca Juga :  Pemkab Siak Kungker di Kota Kupang, Ada Apa?

“Produk atau merek yang sudah diamankan nantinya semuanya akan dimusnakan pada hari jumat nantinya. Dalam pemusnahan ini akan dilakukan oleh Disprindag dan BPOM nantinya,” katanya. (Nyongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button