Home / Populer / GERINDRA yakin Prabowo-Hatta menang, tak pikir nasib Ahok di DKI Jakarta

GERINDRA yakin Prabowo-Hatta menang, tak pikir nasib Ahok di DKI Jakarta

Bagikan Halaman ini

Share Button

TimsesFoto : Ilustrasi

 

MORAL-POLITIK.com. Berdasarkan hitung cepat beberapa lembaga survei, pasangan calon presiden nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla, mengungguli pasangan nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Jika Jokowi menang dalam Pilpres 2014, otomatis jabatannya sebagai Gubernur DKI akan diserahkan kepada Basuki. Hal ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.

Dalam UU itu telah diatur, lansir Kompas.com, jika kepala daerah terpilih menjadi pejabat lain, jabatan kepala daerah otomatis digantikan wakil kepala daerah.

“Kami (Gerindra) kan menang pilpres, kok. Pak Prabowo yang menang, ngapain pikirin calon wagubnya Ahok (Basuki),” kata Taufik, kepada Kompas.com, di Jakarta, Minggu (13/7/2014).

Anggota DPRD DKI terpilih 2014-2019 ini meyakini Prabowo-Hatta menjuarai Pilpres 2014. Ia mengklaim, berdasarkan real count yang dilakukan oleh tim internalnya dari formulir C1 masing-masing TPS, pasangan ini memperoleh 52 persen suara di Ibu Kota.

Selain itu, menurut dia, pasangan Prabowo-Hatta juga unggul di Jawa Barat. Dengan begitu, lanjut dia, pesaingnya, Jokowi, kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta dan partainya tak perlu mengajukan nama calon wakil gubernur.

“Kami ini pakai real count, bukan quick count. Kami tidak ada angan-angan, pikiran buat cari wagub,” ujar Taufik.

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Ferrial Sofyan mengatakan, keputusan calon wakil gubernur jika Jokowi terpilih menjadi presiden berada pada dua partai pemenang pilkada, yakni PDI-P dan Gerindra.

Mereka akan berkoordinasi untuk mengajukan dua nama calon wagub DKI. Kemudian, DPRD-lah yang akan memilih dan memutuskan pendamping Basuki.

Dua orang calon wagub DKI itu bisa berasal dari partai maupun pihak lain yang dianggap pantas memimpin Jakarta. “Nanti tunggu penetapan KPU saja, apakah Pak Prabowo atau Pak Jokowi yang menjadi presiden. Baru kami proses,” kata Ferrial. (erny)

Baca Juga :  Kedai Kopi: 34,4% Responden Ingin Jokowi Jaga Jarak dengan PDI-P

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button