Home / Populer / Habiburokhman : Prabowo minta pemungutan suara ulang, bukan pemilu ulang

Habiburokhman : Prabowo minta pemungutan suara ulang, bukan pemilu ulang

Bagikan Halaman ini

Share Button

PrabowoFoto : Prabowo Subianto

MORAL-POLITIK.com. Kubu Prabowo meluruskan ucapan Prabowo yang meminta pemilu diulang. Menurut Tim advokasi Prabowo-Hatta, Habiburokhman, yang dimaksud Prabowo adalah penghitungan suara ulang.

“Intinya bukan pemilu ulang, tapi penghitungan ulang,” kata Habiburokhman meluruskan ucapan Prabowo saat berbincang dengan merdeka.com, Sabtu (19/7).

Menurut dia banyak ditemukan kecurangan-kecurangan. Sehingga Prabowo meminta pemungutan suara diulang. Hal ini pun menurutnya bukan berarti tak menghormati KPU. Hanya saja mereka ingin segala kekurangan diperbaiki sebelum resmi diumumkan.

“Saya minta diselesaikan dulu permasalahan-permasalahan ini,” kata dia.

Sebelumnya Capres nomor urut satu Prabowo Subianto meminta Pemilu diulang. Alasannya, dia menemukan banyak kecurangan.

“Saya prihatin dapat laporan dari tim saya banyak kejanggalan dan kecurangan. Indikasi-indikasi kecurangan banyak. Tentunya harus diulang ya. Kalau tidak salah di Jakarta Bawaslu sudah setuju pemilihan ulang di 5800 TPS, karena ada keanehan kejanggalan,” kata Prabowo, usai bertemu Habibie di Jakarta, Sabtu (19/7).

“Indikasi kecurangan yang cukup masif dan ini harus kita lakukan pemilihan ulang supaya sah,” lanjutnya.

Menurut dia pemilihan suara ulang tak hanya harus dilakukan di Jakarta. Banyak daerah juga harus diulang.

“Selain di Jakarta di banyak tempat lain ada,” kata Prabowo. (erny)

Baca Juga :  Ketua Fraksi PD Sesalkan Pernyataan Ketua KPK Lemparkan Kembali Century ke DPR

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button