Home / Populer / Dipolisikan Husni Kamil Manik, Taufik polisikan balik

Dipolisikan Husni Kamil Manik, Taufik polisikan balik

Bagikan Halaman ini

Share Button

husniFoto : Ilustrasi

 

 

MORAL-POLITIK.com- Komisioner Komisi Pemilihan Umum, Ida Budhiati, menanggapi santai laporan balik Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik. Ia mengatakan, laporan Ketua KPU Husni Kamil Manik atas kecaman yang dilontarkan Taufik dalam orasinya dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Tidak ada kerisauan kami. Kita bisa pertanggungjawabkan apa yang sudah kita lakukan sejauh ini,” ujar Ida, di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (12/8/2014).

Ida mengaku heran atas laporan balik Taufik ke polisi karena merasa tudingan ancaman penculikan tersebut adalah fitnah. Menurut Ida, alasan Taufik melaporkan balik Husni aneh karena justru pihaknya yang semestinya dilindungi oleh hukum.

“Saya belum pernah lihat ada orang yang sedang meminta perlindungan hukum kemudian justru diminta pertanggungjawaban hukum,” kata Ida.

Melansir kompas.com, Komisioner KPU Arief Budiman menyatakan, pihaknya akan menyerahkan urusan tersebut kepada kepolisian untuk diselesaikan. Jika laporan balik tersebut ditanggapi lagi oleh KPU, imbuh Arief, masalah tersebut seakan tidak berujung.

“Kalau laporan kita dilaporkan balik, kemudian dilaporkan lagi laporan itu, ya enggak selesai-selesai. Kita serahkan saja ke pihak kepolisian,” kata Arief.

Arief mengaku KPU memiliki bukti-bukti dan keterangan yang nyata terkait laporannya ke polisi. Ia mengatakan, bukti-bukti tersebut akan memperkuat keterangan KPU ketika pihak penyidik memanggil Husni untuk memberikan keterangan.

“Ada dokumen-dokumennya, apakah itu dianggap fitnah biarlah polisi yang menilai. Kecuali kami saat datang enggak bawa apa-apa keterangan palsu,” ujarnya.

Selasa siang, kuasa hukum Tim Advokat Merah Putih, Eggy Sudjana, melaporkan balik Husni ke Badan Reserse Kriminal atas tuduhan fitnah. Ia mengatakan, tuduhan Husni yang menyebut Taufik mengancam akan menculiknya tidak benar.

Sebelumnya, Taufik dalam orasinya di depan Gedung MK mengajak massa pendukung capres-cawapres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa untuk menangkap Husni. Ia juga mengajak massa untuk mengepung Gedung MK jika Husni tidak kunjung keluar dalam hitungan 50. (erny)

Baca Juga :  Bernadus Benu: Program e-PUPNS Wajib Bagi PNS!

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button