Home / Populer / Inilah alasan Dian Sastro ditolak jadi Cawagub

Inilah alasan Dian Sastro ditolak jadi Cawagub

Bagikan Halaman ini

Share Button

dia                                                                                                                       Foto : Dian Sastro              

MORAL-POLITIK.com-  Permintaan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ketika menjabat menjadi orang nomor satu Jakarta, ditolak oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Pasalnya, permintaan untuk memilih pendamping pria yang diakrab Ahok adalah dari kalangan selebriti seperti Dian Sastrowardoyo.

Ketika berada di suatu tempat, Ahok membeberkan kepada awak media kalau Jokowi menolak permintaannya. Maksud hati Ahok hanyalah untuk berkelakar dengan Presiden terpilih dalam Pemilu Presiden 2014 itu. “Kita minta artis ditolak,” kata Ahok sambil tertawa di Balaikota, Jakarta, Selasa(19/8/2014).

Namun, disisi lain, mantan Bupati Belitung Timur itu menginginkan agar calon pendampingnya menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta sejalan dengan visi dan misinya membangun kota Jakarta yang lebih baik. Dia lebih memilih orang yang mau kerja keras dibandingkan dengan orang yang pintar.

“Orang-orang yang sama-sama tidak nyolong dan sama-sama mau kerja keras membangun Jakarta,” ucapnya.

Melansir tribunnews.com, bursa pencalonan Cawagub DKI yang ramai dibicarakan di Balai Kota DKI adalah Wakil Ketua DPRD DKI, Boy Sadikin dan Ketua Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Sanusi. Namun, Ahok mengaku belum berkomunikasi dengan Partai Gerindra terkait calon Wagub DKI.

Untuk calon Wagub DKI berasal dari dua partai pengusung yaitu PDI-P dan Partai Gerindra. Kemudian, diputuskan melalui voting oleh para anggota DPRD DKI.

Baca Juga :  Merananya Kakek Pelipus Seran di RSUD Johannes Kupang

“(Usulan-red), enggak berhak sih, ini urusan Gerindra dan PDI-P. Tergantung proses saja, kita pasrah.dotcom. Enggak pernah komunikasi sekarang,” tuturnya.

Sementara itu, Jokowi mengaku tidak berhak mencamuri siapa calon pendamping Ahok ketika dirinya menuju ke Istana Negara. Dia mengatakan tidak ada kriteria khusus untuk Cawagub DKI.

“Saya tidak berada dalam posisi kewenangan itu. (kriteria-red) enggak ada, kalau pak Ahok ada,” kata dia.

Menurutnya, dalam memilih Cawagub DKI, Ahok tidak pernah meminta pertimbangan dari Jokowi. “(curhat-red) enggak, enggak,” singkatnya. (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button